Peringatan Maulid Nabi, Kiai Azaim Berceramah “Janji Kemenangan dan Kejayaan Islam”

0
BhasaFM
KHR. A. Azaim Ibrahimy menyampaikan ceramah “Janji Kemenangan dan Kejayaan Islam” (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, menyampaikan ceramah maulid Nabi berjudul “Janji Kemenangan dan Kejayaan Islam”. Di depan ribuan umat muslim, Kiai Azaim mengutip hasil penelitian bahwa Islam akan menjadi agama mayoritas di muka bumi ini.       

Kiai Azaim Ibrahimy menyampaikan periode islam dari masa ke masa. Menurut Kiai Azaim, pasca perang dunia ke II pemeluk Islam dunia semakin meningkat. Masyarakat modern dunia dikejutkan jumlah pemeluk Islam di berbagai belahan dunia, baik di Asia,benua Amerika, Eropa dan Australia.

Mengutip hasil penelitian yang dilansir PEW Research Center, Kiai Azaim menjelaskan bahwa ada empat faktor penyebab berkembangnya penganut agama Islam di belahan dunia, yaitu adanya konflik di Afrika dan Timur Tengah,menyebabkan arus imigrasi dan pengungsi meningkat ke  sejumlah Negara. Selanjutnya, kata Kiai Azaim, yaitu populasi wanita muslim yang melahirkan memiliki nilai rata-rata di bandingkan wanita non muslim.

Kiai Azaim mengaku,  bahwa pasca serangan Word Trade Center (WTC) dan Pentagon 11 November 2001, yang memblack list islam sebagai agama teroris, menyebabkan banyak non muslim penasaran dan ingin mempelajari Islam. Bagitu masuk Islam dan mempelajarinya mereka malah menemukan hidayah.

BACA JUGA :  DPMD Ingatkan Kades Rampungkan SPJ Dana Desa Tepat Waktu

Lebih jauh cicit pahlawan nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin itu menegaskan, bahwa hasil riset di sekitar 70 negara menyebutkan, bahwa sejak 2010 ada trend seseorang meninggalkan agama masa kecilnya. Yang mengejutkan, agama islam  menjadi pilihan agama baru mereka. Tidak berlebihan kata Kiai Azaim, jika banyak pengamat memperediksi islam akan jadi agama mayoritas di muka bumi dalam rentang waktu tidak terlalu lama.

BhasaFM
Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW (foto: Zaini Zain)

Sementara itu, Peringatan maulid Nabi di halaman pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, di padati ribuan kaum muslimin,  Sabtu kemarin. Panitia harus memasang videotron di sejumlah titik, mengingat halaman pesantren tak bisa menampung pengunjung.

Banyaknya wali santri dan simpatisan mengikuti Maulid Nabi di Pesantren Sukorejo, menyebabkan kantong-kantong parkir over kapasitas. Panitia maulid terpaksa menambah parkir alternatif di sejumlah lokasi, diantaranya di depan SMK sebelah barat Masjid Jami’ Ibrahimy dan di halaman kampus baru Universitas Ibrahimy Sukorejo.