Peringati Harjakasi ke 200, Bupati Dadang Ingin Jadikan Pakaian Adat Jadi Seragam Pegawai

0
BhasaFM
baju khas situbondo (15/8) (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) tahun ini sangat istimewa. Semua pejabat mengenakan pakaian khas Situbondo, saat mengikuti rapat paripurna istimewa di Kantor DPRD, Rabu (15/8) kemarin.

Pakaian khas ini sudah di luncurkan Pemkab Situbondo beberapa waktu lalu. Pemkab ingin menjadikan pakaian khas tersebut sebagai salah satu seragam pegawai. Demikian diungkapkan Bupati Dadang Wigiarto, usai mengikuti rapat paripurna.

Menurut Bupati Dadang Wigiarto, peringatan Harjakasi ke 200 ini sangat berkesan, karena Kabupaten Situbondo genap berusia dua abad. Selain itu kata Dadang, peringatan Harjakasi ini sekaligus jadi momentum mengenalkan pakaian khas Situbondo.  Pakaian khas Situbondo berwarna putih kombinasi batik, kemudian dipadukan dengan odheng khas Situbondo.

Dadang mengaku, penetapan pakaian khas ini melibatkan para seniman dan budayawan. Diharapkan semua pihak akan menerima pakaian adat ini, karena penentuan model dan warnanya sudah melalui pembahasan panjang.

Dadang mengaku, saat ini Pemerintah tinggal membahas nama baju khas Situbondo tersebut. Pemkab juga akan membicarakan dengan semua pihak, untuk menjadikan pakaian khas tersebut, sebagai seragam wajib pegawai pada hari tertentu masuk kerja.