Peringati HSN, Pasutri Alumni Ponpes Sukorejo Lauching Buku Online Untuk Lima Negara

0
BhasaFM
Buku karya Alumni Ponpes Salafiyah-Syafi'iyah Sukorejo dibagikan gratis dalam rangka Hari Santri Nasional (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pasangan suami istri yang sama-sama alumni Pondok Pesantren Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, melaunching buku secara online untuk lima Negara. Launching buku berjudul “Selesai Kuliah Mendeley”, sekaligus untuk memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2019.

Buku tersebut ditulis pasutri Rahmad Saputra dan Umi Habibatul Islamiyah. Ramad Saputra merupakan pendiri komunitas internet cerdas Indonesia, serta dikenal sebagai trainer bidang teknologi pendidikan  dan kewirausahaan di Indonesia dan Malaysia. Sedangkan istrinya Ummi Habibatul Islamiyah, asli warga Sukorejo yang saat ini menjadi  Dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat.

Buku berjudul “Selesai Kuliah Mendeley” berisi panduan Hebat Menulis Karya Ilmiah.  Buku itu bisa dibaca pengguna Google Play Books dan Google Books di lima Negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Singapura.

Selain bisa diakses melalui internet, buku yang dijual seharga 70.000, juga dibagi-bagikan secara gratis ke berbagai kampus dan pesantren selama tiga hari, sejak 22 hingga 25 Oktober.

Menurut Rahmad Saputra, dirinya melakukan launching buku secara online, karena ingin merubah kebiasaan masyarakat menggunakan internet.Melalui Google Play Books  dan Google Books, diharapkan masyarakat terbiasa membaca buku digital.

BACA JUGA :  Kiai Azaim Dorong Radio Bhasa FM Terus Berinovasi Mengembangkan Dakwah dan Hiburan

Rahmad mengaku, melalui apliakasi online tersebut tingkat literasi masyarakat akan lebih meningkat. Paket data di smartphone agar tak hanya digunakan bermain game atau media sosial.

Rahmad menambahkan, saat ini ada 150 juta pengguna aktif internet di Indonesia. Masyarakat rata-rata menggunakan internet selama 8 jam 36 menit setiap harinya. Hal ini sangat meresahkan karena umumnya mereka hanya bermain sosial media. Oleh karena itu, dirinya ingin menginsprirasi masyarakat, agar ada penyeimbang yaitu melalui penyediakan literasi melalui online.

Sementara itu,  Ummi Habibatul Islamiyah, menjelaskan  pentingnya membaca buku “Selesai Kuliah dengan Mendeley”. Buku itu membahas tentang kiat menulis karya ilmiah dengan baik, cepat  dan mudah menggunakan software Mendeley. Dengan menggunakan Mendeley, setiap orang bisa memiliki perpustakaan pribadi dalam bentuk virtual, mencari referensi jadi lebih mudah dan terdapat plugins untuk membuat kutipan dan daftar pustaka otomatis. Ummi Habibah yang merupakan lulusan pasca sarjasa Universitas Ibrahimy Sukorejo, mengatakan, bahwa buku yang ditulis bersama sang suami, sangat cocok untuk mahasiswa, dosen  dan masyarakat umum yang ingin terampil menulis karya ilmiah.