Polres Situbondo Bentuk Satgas Mafia Tanah Pembebasan Jalan Tol

0
BhasaFM
Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Rumor adanya mafia tanah yang mulai berkeliaran, menjelang pembebasan lahan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) di Situbondo, langsung mendapat respon aparat kepolisian.

Polres Situbondo langsung membentuk Satgas  mafia tanah, untuk mengamankan pembebasan tanah seluas 1. 046 hektar di Situbondo. Satgas yang dipimpin Kasat Reskrim itu juga melibatkan Polsek jajaran, mengingat pembebasan tanah melewati 34 desa dan 14 Kecamatan.

Menurut Kapolres AKBP Awan Hariono, pihaknya berkewajiban mengamankan program pemerintah, karena Penlok atau penentuan lokasi pembangunan jalan tol di Situbondo sudah final dan ditandatangani Gubernur Jawa Timur.

Kapolres mengaku, Satgas mafia tanah untuk melindungi masyarakat, agar tak menjadi korban permainan mafia. Uang pembebasan lahan harus seutuhnya bisa dinikmati masyarakat, karena sesuai janji pemerintah bahwa pembebasan tanah bukan ganti rugi melainkan ganti untung.

BACA JUGA :  KPU Situbondo Siapkan Fasilitas Pendukung di TPS Bagi 1.631 Orang Pemilih Disabilitas

Selain itu kata Kapolres, keberadaan mafia tanah bisa menghambat lancarnya pembangunan jalan tol. Ada beberapa modus yang bisa dilakukan mafia tanah, yaitu mempersulit pengurusan pajak yang menjadi salah satu syarat pembebasan lahan.

Lebih jauh Kapolres AKBP Awan Hariono juga mengingatkan para kepala desa, agar berkoordinasi dengan aparat kepolisian jika ada pihak ketiga yang ingin ikut campur pembebasan lahan. Kapolres juga meminta masyarakat melapor, jika ada mafia tanah mencoba mengambil keuntungan dari mega proyek jalan tol tersebut.