Potensi Kotoran Hewan Ternak Situbondo Bisa Mempercepat Penyuburan Lahan Secara Organik

0
BhasaFM
Ilustrasi Pupuk Kompos Dari Kotoran Hewan

Situbondo- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Situbondo, mengaku optimis rencana penyuburan tanah menggunakan pupuk organik akan berhasil. Kunci utama pengadaan pupuk bergantung pada hewan ternak.

Menurut Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Muhammad Hasanudin Riwansia, dirinya sangat yakin 2021 mendatang target 10 hektar penyuburan tanah menggunakan pupuk organik akan berhasil.

Hasanudin mengaku, Kabupaten Situbondo memiliki potensi pupuk organik luar biasa, dengan pemanfaatan kotoran hewan ternak. Saat ini, populasi hewan ternak sapi di Situbondo mencapai 180 ribu ekor.

BACA JUGA :  Disabilitas Situbondo Protes Penggunaan Kata “Cacat” Dalam Undang-Undang Cipta Kerja

Menurutnya,  jika seekor sapi bisa menghasilkan 12 kilogram pupuk organik, maka dengan jumlah ternak yang ada sangat mencukupi untuk 10 ribu hektar lahan. Bahkan jika dikelola dengan baik, potensi kotoran ternak sapi di Situbondo bisa untuk lahan seluas 400 juta hektar.

Saat ini, Hasanudin mengaku sedang gencar melakukan sosialisasi penggunaan pupuk organik, termasuk mulai melatih pembuatan pupuk organik berbahan kotoran hewan ternak. Sebab untuk melakukan perubahan, harus dimulai dari mengubah cara pandang masyarakat.