Ribuan Warga Menonton Pertunjukan Ojung Desa Bugeman

0
BhasaFM
Tradisi ojung di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pertunjukan ojung di Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, sepertinya memiliki daya tarik sendiri. Ribuan warga antusias menyaksikan pertunjukan ojung, meski harus berdesak-desakan di bawah terik matahari.

Tak hanya warga setempat, pengunjung juga datang dari luar kota. Seperti umumnya pertarungan bela diri, pertarungan ojung dipandu beberapa orang wasit.

Setiap peserta ojung dipersenjatai rotan diadu satu lawan satu. Peserta yang paling banyak terkena sabetan rotan dinyatakan kalah. Tak ayal, sesekali terdengar sorak sorai, saat peserta beradu taktik menyerang dan bertahan dari serangan lawan.

BACA JUGA :  Sehari Dua Orang Pasien Covid di Situbondo Meninggal

Menurut Kades Bugeman, Udit Sudiasto, pertunjukan ojung hanya bagian dari ritual ojung di desanya. Ritual ojung dilakukan secara turun temurun sejak ratusan tahun silam.

Udit mengaku, siapapun menjadi kepala desa Bugeman harus meneruskan tradisi ojung setiap tahunnya. Sebagai salah satu kebudayaan khas Situbondo, tradisi ojung sudah mulai dikenal luas mayarakat Indonesia dan dunia internasional.

Udit mengatakan, pertunjukan ojung pernah ditampilkan dalam sebuah acara kebudayaan di Taman Mini Indonesia (TMI). Bahkan baru-baru ini, sejumlah mahasiswa asal Australia datang ke Desa Bugeman hanya untuk belajar tradisi ojung.