Seorang Warga Situbondo Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Bupati Nunggu Hasil Laboratorium Lanjutan

0
BhasaFM
Seorang Warga Situbondo Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Bupati Nunggu Hasil Laboratorium Lanjutan (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Seorang warga Situbondo dikabarkan positif terjangkit virus Corona, setelah sebelumnya dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan atau PDP. Pasien tersebut sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit dr. Koesnadi Bondowoso.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengaku sudah mendengar kabar tersebut, namun dirinya masih menunggu hasil laboratorium lanjutan. Dadang menyatakan, saat ini memang ada tiga warga Situbondo berstatus PDP sedang menjalani obverasi medis di Rumah Sakit dr. Koesnadi Bondowoso.

Menurut Dadang, ada beberapa tahapan pasien dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Tahapan lanjutan merupakan diagnosa pembanding dari laboratorium yang lain. Ia menyatakan tidak mau berspekulasi sebelum mendapatkan hasil dari laboratorium yang sudah final.

Dadang menjelaskan, sebenarnya hanya pemerintah pusat  melalui Gubernur Jawa Timur, yang boleh menyampaikan keterangan kepada publik terkait status seorang pasien positif Corona.Oleh karena itu, Dadang meminta masyarakat tidak panik menyikapi adanya kabar tersebut.

BACA JUGA :  Naik Sepeda Blusukan Bagikan Masker, Gubernur Jawa Timur Dorong UMKM Segera Bangkit

Lebih jauh Dadang menegaskan, hingga kini Pemkab Situbondo belum mendapatkan hasil medis yang konkret, yang menyatakan warga Situbondo positif terjangkit virus Corona. Dadang berharap hasil laboratoriumnya nanti akan negatif.  

Saat ini, jumlah warga Situbondo berstatus ODP atau Orang Dengan Pemantauan Virus Corona bertambah menjadi 114 orang. Sedangkan warga berstatus PDP berjumlah tiga orang, salah satunya yang dikabarkan positif virus Corona. Berdasarkan hasil rekam jejaknya, yang bersangkutan pernah menunaikan ibadah umroh.

Pemkab Situbondo menyiapkan 15 kamar isolasi pasien Corona di RSUD Abdoer Rahem Situbondo, menyusul meningkatnya jumlah ODP virus Corona. Dari jumlah kamar tersebut, ada kamar diantaranya diperuntukan bagi Pasien Dalam Pengawasan. Empat kamar khusus tersebut dilengkapi peralatan ventilator.