Syahbandar Panarukan Terbitkan Dokumen Gratis Bagi Kapal Nelayan Tradisional 7 GT

0
BhasaFM
KSOP Panarukan memberikan pelayanan gratis penerbitan dokumen bagi kapal nelayan berkapasitas kurang dari 7 GT atau Gross Ton (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Ratusan nelayan tradisional antusias mendaftar mendapatkan dokumen sertifikasi dan Pas Kecil kepemilikan kapal dan ijin menangkap ikan. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panarukan, memberikan pelayanan gratis penerbitan dokumen bagi kapal nelayan berkapasitas kurang dari 7 GT atau Gross Ton.

Saat ini, sudah ada 281 nelayan mendaftar mendapatkan dokumen pas kecil. Dari jumlah tersebut, baru 55 kapal nelayan selesai diukur dan langsung diterbitkan dokumen. Surat dokumen pas kecil sudah diserahkan kepala syahbandar kepada pemilik perahu.

Menurut Kepala KSOP Kelas IV Panarukan, Kapten Miftakhul Hadi, pendaftaran mendapatkan dokumen dan sertifikat kapal tradisional kurang 7 GT, akan berlangsung hingga 14 Februari 2020 mendatang.

BACA JUGA :  Tidak Ada Pasangan Calon Independen Mendaftar Jadi Calon Bupati-Wakil Bupati Situbondo

Hadi mengaku pihaknya sudah menerbitkan 55 dokumen kapal nelayan. Sedangkan sisanya masih dalam proses pengukuran sebelum dikeluarkan penerbitan dokumen.

Hadi menjelaskan, dokumen pas kecil merupakan surat yang harus dimiliki kapal nelayan tradisional. Kapal nelayan yang sudah memiliki dokumen memiliki legalitas sebagai nelayan berbendera Indonesia.

Hadi menambahkan, penerbitan dokumen gratis hanya bagi nelayan tradisional berkapasitas di bawah 7 GT. Saat ini, ada ribuan kapal nelayan tradisional di Situbondo, namun masih 281 yang sudah mendaftar.