Tak Bayar Gaji Karyawan Ratusan Juta, Karyawan Unjuk Rasa Tuntut Direktur RSUD Besuki Dicopot

0
BhasaFM
Gaji gak dibayar ratusan karyawan dan dokter RSUD Besuki demo tuntur Direktur Dicopot (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Ratusan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besuki, berunjuk rasa di halaman rumah sakit, Kamis (30/8) pagi kemarin. Para karyawan berorasi dan membentangkan poster meminta Bupati Situbondo mencopot Direktur RSUD Besuki.

Akibat aksi para karyawan dan dokter ini, pelayanan di rumah sakit sempat lumpuh total. Aksi para karyawan dan dokter dipicu karena gaji mereka belum juga dibayar. Diperkirakan tunggakan gaji tersebut mencapai ratusan juta.

Tak hanya gaji karyawan dan dokter saja belum dibayar, sehari sebelumnya meteran listrik RSUD Besuki juga di segel PLN, karena selama sebulan tak bayar tagihan listrik sekitar 20 jutaan.

Menurut salah seorang dokter RSUD Besuki, drg Zefri, ada sekitar 12 dokter belum digaji. Jumlahnya sekitar 400 jutaan. Selain itu, gaji karyawan dan jasa medis dokter specialis juga belum dibayar.

Zefri menambahkan, dirinya dan rekan-rekannya berunjuk rasa karena ingin menyelamatkan RSUD Besuki.  Saat ini pelayanan kepada pasien juga kurang optimal, karena banyak stok obat-obatan kosong.

Di konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo, Abu Bakar Abdi, mengaku baru tahu gaji karyawan dan dokter di RSUD Besuki tidak dibayar, setelah mereka melakukan aksi unjuk rasa. Karena selama ini gaji sudah di transfer ke Bendahara RSUD Besuki.

Abu bakar menjelaskan, di RSUD Besuki ada sekitar 300 karyawan dan dokter, termasuk juru parkir dan honorer. Kabarnya, mereka tidak digaji ada yang satu bulan dan ada yang sudah tiga bulan.

Oleh karena itu kata Abu Bakar, dirinya sudah menerjunkan tim, untuk melakukan audit tunggakan gaji karyawan tersebut. Selain itu, Abu Bakar mengaku akan mengevaluasi secara total pelayanan di RSUD Besuki.