Tugas Ulama’ Wajib Mendo’akan, Kiai Azaim Minta Bupati Terpilih Nanti Mengayomi Semua Golongan

0
BhasaFM
KHR. A. Azaim Ibrahimy saat menghadiri acara sholawat bhening di Alun-alun Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, mengingatkan agar pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo September mendatang berlangsung damai. Pernyataan ini disampaikan Kiai Azaim, saat menghadiri acara sholawat bhening, di Alun-alun Situbondo, Sabtu malam kemarin.

Menurut Kiai Azaim, pemilihan Bupati dan Wakil merupakan amanah umat. Siapapun Bupati yang nantinya terpilih merupakan pemimpin terbaik dan harus mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

Kiai Azaim mengatakan, tugas ulama wajib mendo’akan agar pelaksanaan Pilbup berlangsung aman dan lancar. Para kandidat merupakan orang terbaik dan wajib menjaga amanah umat.

Seperti diketahui. Saat ini ada tiga nama kandidat mulai beredar disebut-sebut akan mengikuti bursa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Situbondo. Selain nama Wakil Bupati Yoyok Mulyadi, yang digadang-gadang maju menjadi calon Bupati, ada juga nama Karna Suswandi atau Bung Karna, serta nama Syaiful Bahri atau Bang Ipul.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso Bantu Vitamin dan Masker Untuk Polres Situbondo

Sayangnya, belum jelas dari Partai mana saja ketiga nama itu akan maju berebut kursi P1. Jika mengacu hasil Pemilu 2019, hanya dua Partai di Situbondo bisa mencalonkan sendiri pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, yaitu PKB dan PPP. Sedangkan partai lainnya, harus berkoalisi jika ingin mengusung calon.

Partai Gerindra yang berada di urutan ketiga hasil Pemilu di Situbondo 2019 lalu, sempat melakukan konvensi kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati. Sayangnya, perolehan Partai Gerindra di DPRD Situbondo hanya enam kursi dan harus berkoalisi dengan partai lain. Hingga kini belum jelas kandidat yang akan direkomendasi DPC Gerindra Situbondo. Kabarnya, SK dari DPP Partai Gerindra baru akan turun sekitar Maret mendatang.