Pemkab Anggarkan Insentif GTT, PTT dan Guru PAUD

0
218
bhasafm
Bupati Situbondo Karna Suswandi saat memaparkan pogram pembangunan 2022 di Kecamatan Kapongan (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Pemkab Situbondo mengalokasikan anggaran insentif bagi ratusan GTT atau Guru Tidak Tetap K2 dan non K2 sekitar 4,7 miliar.  Ada ratusan GTT K2 dan non K2 akan menerima insentif sebesar 500 ribu setiap bulannya.

Kepastian ini disampaikan Bupati Situbondo, Karna Suswandi saat melaksanakan sosialisasi program pembangunan Tahun 2022. Saat ini, ada jumlah GTT K2 sebanyak 390 orang sedangkan  GTT non K2 sebanyak 400 orang.

“Tahun ini kami anggaran insentif bagi GTT K2 Rp. 2, 3 miliar dan GTT non K2 Rp. 2,4 miliar. Mereka akan menerima insentif sebesar 500 per bulan,” ujarnya, Kamis, 10 Maret 2022.

Karna Suswandi menambahkan, selain insentif GTT, Pemkab juga mengalokasikan anggaran bagi 454 PTT atau Pegawai Tidak Tetap K2 sebesar Rp. 2,7 miliar. Setiap PTT K2 akan menerima insentif sebesar Rp. 500 per bulan. Tidak hanya itu, ada juga insentif bagi PTT Dapodik Operator sebanyak 17 orang dan masing-masing akan menerima insentif sebesar 1 juta setiap bulannya. Sedangkan 87 PTT operator koordinator akan menerima insentif sebesar 500 ribu per bulan.

BACA JUGA :  Polres Situbondo Amankan Bandar Judi Cap Jie Kie di Kompleks Eks Lokalisasi

Menurut Karna Suswandi, tahun ini Pemkab juga menganggarkan insentif bagi 1.804 guru PAUD se Situbondo sebesar Rp. 5,5 milliar . Setiap guru PAUD akan menerima insentif Rp 250 per bulan.

“Pemkab juga mengalokasikan dana sharing BPPDGS  (Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta) sebesar Rp. 5,2 miluar,” ujarnya.

Lebih jauh Karna Suswandi menambahkan, bahwa tahun ini Pemkab juga mengalokasikan anggaran Rp. 2,8 miliar untuk program Situbondo Cerdas, berupa beasiswa bagi siswa berprestasi. Selain itu, bantuan beasiswa ini juga akan diberikan kepada warga tidak mampu. Para penerima beasiswa bisa menempuh kuliah di 27 perguruan tinggi yang sudah bekerjasama dengan Pemkab Situbondo.

“Jumlah total alokasi anggaran untuk Pendidikan mencapai Rp. 570,5 milliar.  Selain digunakan untuk insentif, juga digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana dunia pendidikan,” pungkasnya.

Reporter: Zaini Zain