Pemkab Situbondo Adakan Pelatihan Kepada Pelaku Industri Hasil Tembakau Guna Rencana Sentra Tembakau Di Situbondo

0
108
Gambar oleh fetcaldu dari Pixabay

Situbondo, bhasafm.co.id- Pemkab Situbondo memberikan bimbingan teknis dan pelatihan kepada para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) tembakau.

 

Pelatihan ini terfokus kepada pelatihan mengenai pengelolaan dan pengembangan industri hasil tembakau untuk para pelaku IKM tembakau agar dapat memproduksi rokok sendiri secara legal.

 

Arifin, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Situbondo mengatakan bahwa pihaknya mengundang narasumber yang kompeten dalam bidangnya untuk mengisi pelatihan ini.

 

Narasumber yang diundang yaitu dari UPT Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau Jember, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Jember, dan lainnya.

BACA JUGA :  Melalui Program CSR Bank Jatim Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni di Situbondo

 

Ia juga mengatakan tidak hanya mengadakan pelatihan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023 juga digunakan untuk pengembangan sentra industri hasil tembakau. Ini merupakan inisiatif bupati Situbondo Karna Suswandi sejak tahun 2021 lalu supaya Situbondo memiliki sentra tembakau sendiri.

 

Rencana sentra hasil tembakau akan ditempatkan di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa karena Pemkab Situbondo memiliki lahan seluas 8 hektare di desa tersebut.

 

Ia berharap dengan adanya sentra industri hasil tembakau dapat memutus peredaran dan produksi rokok ilegal yang ada di Situbondo, karena Pemkab Situbondo sudah memfasilitasi untuk memproduksi rokok secara legal.