Pemkab Situbondo Akan Libatkan Aparat Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi

0
39
bhasafm
Bupati Situbondo Karna Suswandi (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Situbondo Karna Suswandi memimpin rapat koordinasi penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2022 di Pendopo Kabupaten. Bupati meminta petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar sampai kepada petani. Untuk mencegah terjadi penyimpangan Pemkab akan melibatkan aparat melakukan pengawasan distribusi di lapangan.

Bupati meminta PPL agar benar-benar memastikan bahwa bantuan pupuk bersubsidi diterima petani, sesuai yang terdaftar rencana definitif kebutuhan kelompok secara elektronik (e-RDKK), karena kelangkaan pupuk yang kerap kali terjadi di musim tanam, disebabkan karena ditengarai  kurangnya pengawasan terhadap penyaluran pupuk.

“Penyaluran pupuk bersubsidi ini saya minta dilakukan pengawasan agar sampai kepada petani,” ujarnya, ditemui usai rakor di pendopo Kabupaten, Rabu, 12 Januari 2022.

Karna Suswandi menambahkan, tahun ini Pemkab Situbondo menerima pupuk bersubsidi sebanyak 25.557 ton atau naik dari tahun sebelumnya 21.436 ton. Selain itu, pupuk bersubsidi lainnya yaitu  berupa SP 36 sebanyak 413 ton, ZA 5.674 ton dan NPK sebanyak 12.970 ton.

BACA JUGA :  Hati-Hati, Rawan Pohon Tumbang Di Musim Penghujan

Karna Suswandi menegaskan, selain melakukan pengawasan petugas PPL punya diminta melakukan edukasi agar petani menggunakan pupuk berimbang, untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk. Seberapa banyak pupuk bersubsidi yang tersedia tidak akan cukup, kalau petani tidak bisa menggunakan pupuk bersubsidi berimbang.

Lebih jauh Bupati menyatakan, pemerintah daerah akan melibatkan TNI, Polri, untuk melakukan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi. Aparat penegak hukum diminta menindak tegas adanya penyelewengan pupuk bersubsidi.

“Saya ingatkan agar pengusaha pupuk tidak menjual pupuk dengan sistem paket antara pupuk bersubsidi dan nonsubsidi. Ada sanksi bagi siapapun yang menyelewengkan penyaluran pupuk bersubsidi,”pungkasnya.

Reporter: Zaini Zain