Situbondo, bhasafm.co.id- Pemerintah Kabupaten Situbondo, menyiapkan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk program Brantas (berobat tanpa batas)
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Situbondo, Sentot Sugiono mengatakan, untuk membayar iuran BPJS Kesehatan warga Situbondo dalam setahun, membutuhkan anggaran sebesar Rp60 miliar.
Menurut Sentot, anggaran tersebut membengkak dibandingkan tahun sebelumnya karena kepesertaan BPJS Kesehatan warga Situbondo yang selama ini dicover pemerintah pusat, saat ini dilimpahkan ke daerah.
Sentot memastikan bahwasanya seluruh masyarakat Situbondo sudah tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan baik secara mandiri maupun dibiayai oleh pemerintah daerah. Hal ini seiring dengan penerapan Universal Health Coverage atau UHC. Pemkab Situbondo, menerjemahkan UHC melalui program prioritas Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Mbak Ulfi yakni Program Brantas (Berobat tanpa batas).
Program Brantas ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat memiliki akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas.








