Peringati Harjakasi Ke-203, Bupati Sampaikan Perkembangan Penanganan Covid-19

0
64
bhasafm
HARJAKASI- Bupati Situbondo saat memberikan sambutan pada acara peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo ke 203, Minggu, 15 Agustus 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-203, berlangsung dengan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 di pendopo amukti praja, Minggu kemarin.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 selama penerapan PPKM. Saat ini, tren penyebaran virus Corona berangsur membaik dan Kabupaten Situbondo sudah berubah menjadi zona orange  dari sebelumnya zona merah di Jawa Timur.

“Berkat kerjasama dan sinergitas yang baik antar Satgas dan berbagai elemen masyarakat, Alhamdulillah penanganan Covid-19 di Situbondo sudah membuahkan hasil dan PPKM di Situbondo sudah turun menjadi level 3 dari sebelumnya level 4,” ujarnya, Minggu, 15 Agustus 2021.

Bupati yang akrab dipanggil Bung Karna itu menegaskan, meski tren penyebaran Covid-19 mulai menurun, namun Satgas harus tetap waspada. Penerapan disiplin protokol kesehatan serta berbagai upaya pencegahan harus terus dilakukan termasuk mengencarkan program vaksinasi.

Oleh karena itu, Bung Karna menyampaikan terima kepada seluruh elemen masyarakat, baik ormas maupun berbagai komunitas yang telah bersinergi melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19.

“Semoga penyebaran Covid-19 di Situbondo terus menurun hingga level 2. Terima kasih kepada semua pihak atas kerja kerasnya melakukan penanganan Covid-19 di Situbondo,” ujarnya.

BACA JUGA :  Berkunjung ke Galery Akar Dewa Jati, Buyer Amerika Pesan Kerajinan Erosi Untuk Pemeran

Bung Karna juga meminta seluruh Camat agar meningkatkan cakupan vaksinasi. Sebab vaksinasi merupakan salah satu upaya terbentuknya kekebalan kelompok untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Berdasarkan data Satgas bahwa dari  821 pasien Covid meninggal, sebanyak 98,6 persen diantaranya belum divaksin.

Selain penanganan masalah kesehatan, Pemkab juga mengambil kebijakan penanganan dampak ekonomi akibat pandemi. Pemkab telah menganggarkan bantuan sosial tunai untuk warga terdampak penerapan PPKM.

“Selain bansos tunai dari pemerintah pusat dan provinsi, Pemkab menyalurkan bantuan kepada warga terdampak namun tidak menerima bantuan dari pemerintah pusat. Ada juga bansos beras baik dari pemerintah maupun TNI, Polri dan CSR,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya seluruh jajaran Forum Pimpinan Daerah, melakukan rangkaian kegiatan Harjakasi dengan melakukan ziarah  ke makam pahlawan nasional KHR. As’ad Syamsul Arifin di Pondok Pesantren Sukorejo serta ziarah ke kompleks pemakaman Bupati di Desa Bloro, Kecamatan Besuki.

Reporter: Zaini Zain