Bikin Jembatan Darurat, Dinas PUPR Kirim 80 Bronjong ke Wonorejo

0
jembatan ambrol di Desa Wonorejo Kecamatan Banyuputih (Foto: Zaini Zain)

Situbondo– Jembatan penghubung antar Desa ambruk setelah diterjang banjir beberapa warga lalu, menyebabkan aktifitas warga terganggu. Pasalnya, jembatan sepanjang 45 meter itu merupakan penghubung antara warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, dan warga Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)Pemkab Situbondo, telah mengirim 80 beronjong untuk membuat jembatan darurat. Pembuatan jembatan sementara ini dilakukan agar akses warga antar desa itu tak terganggu.

Menurut Kepala Dinas PUPR, Gatot Siwoyo, pembangunan jembatan sementara menggunakan beronjong, untuk menyambung pilar jembatan yang terputus. Hal ini dilakukan kata Gatot, sebagai bentuk tanggap darurat atas bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Gatot mengaku sudah melakukan survey lapangan. Jembatan darurat itu sangat diperlukan, karena menjadi akses vital bagi warga setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya. Banjir merendam 60 rumah warga tersebar di dua dusun Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, kamis 8 Pebruati lalu. Masing-masing di Dusun Jelun RT 19 Rw 03  dan Dusun Pandean RT 20 Rw 04. Banjir berasal dari luapan air sungai bajulmati, yang tak mampu lagi menampung debit air setelah diguyur hujan lebat.