Dua Petani Berkelahi, Satu Tewas Terkena Sabetan Senjata Tajam

0
BhasaFM
Suhari terluka di bagian dadanya menjalani perawatan medis di Puskesmas Banyuputih (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Dua orang petani Dusun Ranurejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, terlibat perkelahian berdarah karena dipicu masalah rumput. Satu orang tewas terkena sabetan senjata tajam.

Korbannya bernama Nur Hasan (36) tahun. Korban tersungkur setelah terkena sabetan senjata tajam di bagian lehernya. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Asembagus, namun nyawanya tak tertolong.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Perkelahian maut itu terjadi  saat korban Nur Hasan bertemu dengan Suhari (50) tahun, sekitar pukul 4 sore kemarin. Suhari yang memergoki Nur Hasan sedang menyabit rumput gajah di ladang menegurnya. Konon rumput gajah tersebut milik saudara Ipar Suhari.

Suhari menegur korban karena rumput gajah tersebut di rawat dan di pupuk untuk pakan ternak. Tak berlangsung lama, Nur Hasan disebut-sebut emosi dan langsung menyerang Suhari menggunakan arit yang digunakan menyabit rumput mengenai dadanya.

BhasaFM
Barang Bukti, senjata tajam yang digunakan dua petani berkelahi diamankan polisi (foto: Zaini Zain)

Mendapat serangan mendadak, Suhari pun tak tinggal diam membalas menggunakan arit di tangannya tepat mengenai leher Nur Hasan hingga tersungkur. Suhari yang juga terluka di bagian dadanya masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Banyuputih.

BACA JUGA :  Bobol Rumah, Kawanan Pencuri Gasak Harta Korban Senilai 200 Juta

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo, mengaku, saat ini kasus perkelahian maut itu sudah ditangani Polsek Banyuputih. Untuk sementara, polisi mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian berupa senjata tajam yang digunakan keduanya berkelahi.