Lima Dari Sembilan PSK Terjaring Razia Mengidap HIV AIDS

0
BhasaFM
PSK yang terjaring razia Satpol PP dilakukan pemeriksaan medis di Dinkes Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Lima dari sembilan Pekerja Seks Komersial (PSK), yang terjaring razia Satpol PP diketahui mengidap HIV AIDS. Mereka dinyatakan positif HIV AIDS setelah menjalani pemeriksaan medis di Kantor Dinas Kesehatan Situbondo, Rabu kemarin.

Sembilan PSK terciduk Satpol PP di dua lokasi berbeda, yaitu enam PSK di eks lokalisasi Bandhengan, Desa Kliensari, Kecamatan Panarukan, sedangkan tiga PSK lagi di amankan dari warung reman-remang sepanjang jalan pantura Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.

Untuk menjaring PSK di warung remang-remang, sejumlah personel Satpol PP harus menyamar terlebih dahulu berpura-pura jadi pria hidung belang. Usai menjalani pemeriksaan medis, sembilan PSK itu langsung dikirim ke Liposos Provinsi Jawa Timur.

Menurut Kasie Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Situbondo, Sutikno, sembilan PSK itu akan menjalani rehabilitasi di Liposos selama empat hingga enam bulan ke depan.

BACA JUGA :  Hutan Baluran Dekat Latihan Tempur TNI Terbakar

Sutikno mengaku, para PSK di Situbondo sangat tinggi mobilitasnya. Hampir setiap tiga bulan sekali selalu ada PSK wajah baru di Situbondo. Bisa jadi, lima PSK yang dinyatakan mengidap HIV AIDS, tertular penyakit saat bekerja di kota-kota besar. Sebab sebagian yang terjaring razia mengaku pernah bekerja di Bali.

Sutikno menambahkan, pihaknya sudah memberi tahu Liposos jika lima orang PSK mengidap HIV AIDS, agar mereka mendapat perawatan khusus. Sebelumnya, dua orang PSK juga mengidap HIV AIDS dan sudah dikirim ke Liposos.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Dari sembilan PSK yang terjaring razia, hanya satu berasal dari Situbondo. Selebihnya berasal dari luar daerah seperti Bondowoso, Jember, Lumajang dan Jombang.