Pemilik Rental Mobil Online Dibegal di Jalan Raya Banyuglugur

0
BhasaFM
Inilah penampakan mobil rental online yang dibegal tiga penumpangnya (8/6) (Foto: Zaini Zain)

Situbondo– Pemilik rental mobil online yang biasa mangkal di Surabaya, dibegal tiga orang penumpangnya di Kecamatan Banyuglugur, sekitar pukul 8 malam tadi (8/6). Korbannya bernama  Wahyudi, 27 tahum, warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Wahyudi ditodong senjata tajam dan senjata api oleh tiga orang penumpangnya. Korban kemudian di buang di jalan dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban. Selanjutnya, ketiga pelaku begal tersebut membawa kabur mobil Avanza Nopol K-8503-GE.

Aksi begal terhadap pemilik mobil rental online ini, sepertinya sudah direncakan dengan matang. Ketiga pelaku berpura-pura memesan rental mobil melalui Handphone. Ketiga pelaku begal minta dijemput di Kabupaten Probolinggo. Dua pelaku naik ke Probolinggo Kota, sedangkan satu pelaku naik di kawasan puncak PLTU Paiton.

Ketiga pelaku begal minta diantar ke Kabupaten Banyuwangi. Saat melintas di jalan raya tengah hutan Dusun Taman, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, ketiga pelaku meminta berbelok arah menuju Desa Kalisari, Kecamatan Banyuglugur.

Nah saat melintas di tengah hutan yang sepi, ketiga pelaku begal itu kemudian beraksi. Dalam kondisi tak berdaya dibawah ancaman senjata tajam dan senjata api, ketiga begal tersebut merampas STNK  dan membawa kabur mobil korban.

Wahyudi yang dibuang di jalan  diselamatkan dua orang warga yang kebetulan melintas di lokasi. Selanjutnya, korban dibawa ke Pospam arus mudik lebaran di Kecamatan Banyuglugur.

Menurut Kasubag Humas Polres Situbondo,  Iptu Nanang Priyambodo,  Petugas Pospam yang menerima laporan korban langsung meminta bantuan Polres Probolinggo, karena korban mengaku melihat mobilnya di bawa kabur ke arah Probolinggo.

Nanang mengaku, Polres Probolinggo langsung melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan. Berkat kerjasama yang baik, Polisi berhasil menemukan mobil korban. Mobil tersebut  ditinggal di Jalan Raya Gending Probolinggo, sedangkan ketiga begal melarikan diri.  Kemungkinan kata Nanang, ketiga begal tersebut sadar sedang dikepung polisi dan memilih meninggalkan mobil hasil aksi kejahatannya.

Nanang menambahkan, saat ini korban sudah diamankan di Mapolsek Banyuglugur. Polres Situbondo dan Polres Porbolinggo, melakukan operasi bersama untuk mengungkap pelaku begal tersebut.