Polres Situbondo Amankan Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di hutan Baluran

0

Situbondo- Polres Situbondo mengamankan Muhdar Rohim, sopir truk nopol DR 8806 AZ yang diduga jadi penyebab terjadinya kecelakaan beruntun di jalan raya hutan baluran Situbondo, Kamis sore kemarin.

Pria berusia 37 tahun asal  Lombok Nusa Tenggara Barat itu, dinilai menjadi pihak paling bertanggung jawab atas musibah kecelakaan, yang melibatkan enam kendaraan sekaligus, yaitu dua bus, Mobil APV Ertiga, serta Mobil Pikap L-300 dan dua buah truk.

Kecelakaan ini menyababkan seorang guru meninggal dunia, serta 10 orang lainnya terluka. Akibat kecelakaan ini juga menyebabkan arus lalulintas macet total selama 4 jam. Selain menyebabkan korban meninggal dunia, kecelakaan beruntun tersebut juga menimbulkan kerugian materi ditaksir mencapai 155 jutaan.

Pagi kemarin, unit lakalantas Polres Situbondo telah melakukan olah TKP.  Olah TKP juga melibatkan tim TAA  atau Traffic Analisis Accident Polda Jawa Timur. Selama olah TKP berlangsung, polisi memberlakukan sistem buka tutup arus lalulintas.

BhasaFM
olah TKP kecelakaan beruntun (foto: Zaini Zain)

Dari hasil analisa, kecelakaan beruntun tersebut diduga kuat karena truk DR 8806 AZ  mengalami rem blong. Pengemudi yang kehilangan kendali menghantam lima kendaraan di depannya.  Truk DR 8806 AZ  menghantam pertama kali MPV Suzuki Ertiga Nopol BP 1096 ME. Selanjutnya terdorong dan menabrak Bus bernopol AE 7271 UP.  Truk pengangkut pakan ternak itu kemudian menabrak pikap L300 Nopol L 9363 P yang datang dari arah berlawanan. Setelah itu, truk yang oleng lagi ke kiri menabrak Bus nopol AE 7271 UP dan bus nopol W 7638 UN. Truk baru berhenti setelah terguling di tengah jalan.

BACA JUGA :  Hati-Hati di Alun-Alun Situbondo Rawan Pencurian

Menurut Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Hendrix K Wardhana, pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengamankan sopir truk DR 8806 AZ. Untuk proses hukum lebih lanjut, pihaknya sudah mengamankan semua kendaraaan yang terlibat kecelakaan.

Seperti diketahui. Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan sekaligus terjadi di jalan raya pantura hutan Baluran, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, sekitar pukul 4 Kamis sore kemarin. Kecelakaan ini menyebabkan seorang guru meninggal dunia bernama Masrukah, 55 tahun, asal Desa  Karang Turi, Kecamatan Gersik, Kabupaten Gersik. Korban merupakan rombongan guru menggunakan bus PO Berkah Jaya.

Selain itu, dua dari 10 korban terluka mengalami luka berat, yaitu Suwandy Sucioto, 39 tahun, warga Batu Ampar Kota Batam. Pengemudi mobil Ertiga tersebut terjepit body mobil yang ringsek. Korban luka berat lainnya yaitu pengemudi Bus PO Berkah Jaya bernama Anwar Suyono, 33 tahun, asal  Purwoasri, Singosari Malang.