Pura-Pura Tawarkan Bantuan, Pencuri Gasak Perhiasan Seorang Nenek Senilai 15 Juta

0
BhasaFM
Nenek Sukarna yang jadi korban pencurian bermodus memberinya bantuan (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pelaku kejahatan bermodus pura-pura memberikan bantuan kembali terjadi. Kali ini korbannya seorang nenek berusia 82 tahun bernama Sukarna, warga Jalan Sucipto RT 02 RW 02, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo.

Tak tanggung-tanggung, pelaku yang mengaku seorang mahasiswa menggasak perhiasan emas wanita lansia itu senilai 15 juta rupiah. Usai beraksi, pelaku yang mengendarai sepeda motor metic warna hitam langsung bergegas kabur.

Aksi pencurian bermula saat pelaku mendatangi warung korban, sekitar pukul 11 siang. Saat itu warung nasi pecel itu sedang sepi. Di warung hanya ada nenek Sukarna dan menantunya bernama Jamrani.

Pelaku sempat memesan kopi lalu menawarkan paket bantuan berupa mie instan dan beras 5 kilo gram. Pelaku berdalih bantuan tersebut hanya diberikan kepada janda-janda miskin. Tanpa curiga korban pun menyetujui tawaran bantuan tersebut.

BACA JUGA :  Pemit Pindah Perahu, Nelayan Besuki Hilang Diduga Terseret Arus

Modus pelaku memperdaya korban masih sama seperti beberapa kasus sebelumnya. Pelaku meminta korban melepas perhiasan emas berupa gelang  dan kalung yang dikenakan karena alasan akan di foto.

Begitu nenek Sukarna melepas perhiasannya, pelaku kemudian meminta Jumrani mencari data janda miskin lainnya. Nah saat Jumrani pergi pelaku membongkar kardus mie instan dan meminta nenek Sukarna menghitungnya serta meminta KTP untuk pendataan.

Saat korban sedang sibuk mencari KTP, pelaku memanfaatkannya menggasak perhiasan emas milik korban yang di letakan di atas meja dapur. Setelah itu korban kabur mengendarai motor.

Menurut Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo, saat ini polisi masih menyelidiki pelakunya. Nanang menambahkan, anggota reserse sudah mendatangi TKP untuk mengidentifikasi pelaku.