Terjadi 14 Kali Gempa Susulan, Pemkab Batalkan Konser Inbox SCTV

0
BhasaFM
akibat gempa parade Inbox SCTV dibatalkan (11/10) (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Gempa bumi berkekuatan 6,0 magnitudo di Situbondo, dilanjutkan gempa susulan hingga belasan kali berskala kecil. Khawatir masih akan terjadi gempa susulan, Pemkab batalkan acara konser Inbox SCTV di alun-alun Situbondo.

Seperti dirilis BMKG berdasarkan hasil monitor hingga pukul 8.00 pagi (11/10) kemarin, telah  terjadi gempa susulan sebanyak 14 kali. Gempa susulan paling kuat terjadi pukul 2.22 WIB dengan kekuatan 3,5 magnitudo, dan gempa susulan paling lemah terjadi pada pukul 3,13 WIB dengan kekuatan 2,4 magnitudo.
BhasaFM
gempa susulan (foto: BMKG)

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Ir. MUHAMAD SADLY, dalam siaran persnya mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal, akibat aktivitas sesar lokal di dasar Laut. Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber gempa, menunjukkan gempa di Situbondo dibangkitkan oleh adanya deformasi batuan kerak dangkal dengan mekanisme pergerakan naik.

Sementara itu, Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi, mengatakan, Pemkab memutuskan membatalkan konser Inbox SCTV, yang akan berlangsung 13-14 Oktober  mendatang. Salah satu alasannya karena terjadinya gempa.

Menurut Yoyok, persiapan acara Inbox SCTV sudah sekitar 80 persen. Panggung konser sudah mulai dipasang dan sebagian peralatannya sudah sampai di Situbondo.

Yoyok mengaku, dirinya dan Bupati Dadang Wigiarto tak punya pilihan, mengingat tidak ada yang pernah tahu kapan gempa susulan akan terjadi. Peristiwa gempa di Lombok, Palu dan Donggala, juga diawali gempa dengan kekuatan relatif kecil.

Lebih jauh Wakil Bupati Yoyok Mulyadi, berharap tidak akan terjadi gempa lagi di Situbondo. Oleh karena itu kata Wabup, dirinya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara dan masyarakat, untuk menggelar do’a bersama di Masjid jami’ Al Abror, siang (11/10) kemarin.