Ugal-Ugalan di Jalan, Dump Truk Pengangkut Material Proyek Pelabuhan Jangkar Dikeluhkan Warga

0
BhasaFM
Dump Truk pengangkut material proyek pelabuhan Jangkar dikeluhkan warga setempat (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pengiriman material ke lokasi proyek pembangunan dermaga di pelabuhan Jangkar mulai dikeluhkan warga setempat. Pasanya, dump truk pengirim urukan tanah ke lokasi proyek dinilai membahayakan karena ugal-ugalan di jalan.

Selain dinilai membahayakan, sopir truk yang mengemudi dengan kecepatan tinggi, menyebabkan bahan material berterbangan dan mengganggu kenyamanan warga.

Menurut Qoyyimatul Himmah, salah seorang warga Desa Jangkar, dirinya tak mempersoalkan pembangunan proyek pelabuhan, melainkan pengiriman materialnya yang mengusik ketenangan warga.

Himmah mengaku, yang paling membuat warga jengkel yaitu sopir dump truk yang ugal-ugalan sangat membahayakan pengguna jalan yang lain. Apalagi pengiriman material urukan tanah itu dilakukan dari pagi hingga malam hari.

BACA JUGA :  Selama Musim Kemarau Terjadi 64 Kali Kebakaran di Situbondo, Kerugian Hampir 1 Miliar

Himmah meminta aparat kepolisian, menindak tegas pengemudi dump truk material proyek. Polisi juga harus memeriksa pengemudinya memiliki SIM atau tidak. Sebab kalau memiliki SIM pasti tahu batas maksimum berkendara di kawasan jalan desa.

Selain itu, Himmah juga meminta pihak rekanan atau penambang, agar penutup dump truk benar-benar steril agar debunya tak berterbangan, karena bisa mencemari lingkungan warga.