Perketat Pengawasan Pelabuhan Jangkar, Bupati Minta Penumpang Positif Harus Delay

0
55
bhasafm
RAKOR-Bupati Situbondo memimpin rapat koordinasi penanganan Covid bersama Satgas Kecamatan Jangkar (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Situbondo Karna Suswandi meminta Satgas Kecamatan Jangkar, untuk memperketat pengawasan keluar masuknya orang di pelabuhan Jangkar. Bagi calon penumpang kapal terpapar Covid-19 agar di delay atau menunda pemberangkatannya.

Menurut Bung Karna, kalau hasil tes antigen di pelabuhan sudah dinyatakan penumpang positif dan masih diberangkatkan, hal itu akan sangat membahayakan penumpang yang lain. Penumpang positif harus delay untuk menjalani perawatan medis terlebih dahulu, meski pasien bukan penduduk Situbondo.

“Penanganan Covid ini saling terkait. Kalau ada warga Madura mau pulang terus diketahui positif berdasarkan hasil tes antigen, maka langsung di bawah ke Puskesmas atau rumah sakit Asembagus. Selanjutnya, Satgas berkoordinasi dengan Satgas daerah asal pasien untuk proses pemulangannya,” ujarnya, saat rapat koordinasi bersama Satgas Kecamatan Jangkar, Jumat, 25 Juni 2021.

BACA JUGA :  Antusias, 538 Santri dan Warga Ikut Serbuan Vaksin di Pondok Pesantren As-Salam

Bung Karna menambahkan, pengetatan pengawasan di pelabuhan Jangkar harus dilakukan untuk pengendalian, mengantisipasi adanya migrasi virus  mengingat penyebaran Covid-19 di Madura saat ini cukup tinggi.

Sementara itu, data Satgas Covid-19 Situbondo menyebutkan, ada tambahan 35 pasien baru terkonfirmasi Covid-19. Para pasien itu tersebar di 10  Kecamatan dan terbanyak di Kecamatan Panarukan berjumlah 10 pasien.

Saat ini, jumlah pasien menjalani perawatan medis berjumlah  185 pasien, terdiri dari 36 pasien di rawat di rumah sakit, 5 pasien isolasi gedung observasi dan 144 pasien isolasi mandiri.

Reporter: Zaini Zain