Home / Pemerintahan / Petugas Pantarlih Gunakan Dua Metode Dalam Proses Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih

Petugas Pantarlih Gunakan Dua Metode Dalam Proses Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih

Situbondo- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Situbondo, melakukan pengawasan melekat terhadap proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pemilu serentak 2024 mendatang.

Ada dua metode pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu melalui pengawas pemilu di tingkat kecamatan, yakni berkoordinasi dengan petugas Pantarlih yang melakukan pencoklitan dengan mendampingi

Ketua Bawaslu Situbondo, Murtafi’ mengatakan, ada dua metode pengawasan yang dilakukan Bawaslu melalui panitia pengawas pemilu (panwaslu) kecamatan yakni berkoordinasi dengan panitia pemutakhiran data pemilih atau Pantarlih saat melakukan coklit ke rumah-rumah warga, dan mengecek secara acak ke rumah warga yang sudah didatangi oleh petugas pemutakhiran data pemilih, mengingat terbatasnya jumlah pengawas pemilu di tingkat kecamatan.

Murtafi’ menginstruksikan kepada para pengawas tingkat kecamatan hingga desa agar mengawasi dengan cara melekat atau bersama-sama dengan petugas yang melakukan coklit. Sekaligus memastikan masyarakat yang sudah punya hak sebagai pemilih, masuk data pemilih Pemilu serentak 2024.

Selain itu, ia berharap, KPU melakukan coklit pemilih Pemilu 2024 dengan tetap menggunakan sistem manual, disamping menggunakan aplikasi e-coklit, sebagai bentuk antisipasi terjadinya trouble pada aplikasi berbasis android, yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Proses pencoklitan data pemilih pada Pemilu serentak 2024 dilakukan sejak 14 Februari 2023 hingga 13 April 2023. Ada sebanyak 1.975 orang petugas pantarlih yang melakukan pencoklitan. Jumlah petugas pantarlih itu disesuaikan dengan jumlah TPS di Situbondo.

Coklit data pemilih ini berdasarkan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari Kemendagri yang mencapai 539.013 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses