Barisan “Nyai Bersatu” Siap Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Tapal Kuda

0
BhasaFM
Relawan barisan Nyai Bersatu deklarasi dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin (foto; Zaini Zain)

Situbondo- Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin, mendapatkan amunisi dukungan ribuan perempuan se tapal kuda. Kali ini dukungan datang dari relawan barisan “Nyai Bersatu”.

Barisan “Nyai bersatu” mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Capres-Cawapres Nomor urut 01 itu di Gedung Baluran Jalan PB Sudirman, (19/2) siang kemarin. Ribuan perempuan barisan “Nyai Bersatu” menargetkan perolehan suara 70 persen se tapal kuda,  yaitu di Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso.

Deklrasi barisan “Nyai bersatu” dihadiri para istri pengasuh pondok pesantren dan ustadza  dari tiga Kabupaten. Mereka berikrar menyatakan siap berada di garda terdepan memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Selain dihadiri ribuan ibu nyai, deklarasi dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf, juga dihadiri sejumlah pengasuh Pesantren dan tokoh agama, salah satunya KH Kholil Nawawi, putra KH Nawawi Abdul Jalil, Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan.

Menurut tokoh barisan “Nyai Bersatu”, Nyai Hajjah Juwairiya Fawaid, sekitar 1. 500 Bu Nyai dan ustadza sudah menyatakan dukungannya. Mereka siap menjadi mesin politik untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi.

Juwairiya menambahkan, dirinya menjadi salah satu inisiator gerakan barisan “Nyai Bersatu”, karena ingin melanjutkan perjuangan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, almarhum KHR. Ahmad Fawaid As’ad.  Kiai Fawaid selalu berada di garda terdepan berjuang untuk NU.

Juwariya mengaku, Kiai Fawaid berjuang habis-habisan saat almarhum KH. Hasyim Muzadi menjadi Cawapres. Begitu pula  saat Presiden Gus Dur akan dilengserkan. Saat ini kata Juwairiya, tokoh NU kembali ke percaturan politik nasional. KH. Ma’ruf Amin yang merupakan Rais Aam PBNU menjadi Cawapres Jokowi, maka tidak ada alasan untuk tidak memenangkannya.

Lebih jauh Juwairiya Fawaid menegaskan, bahwa duet Capres-Cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin, merupakan duet nasionalis-religius. Duet ini sangat ideal memimpin Bangsa Indonesia  dan memenuhi keinginan mayoritas warga nahdliyin.