Salah Ambil Kotak Suara, KPU Situbondo Sempat Hentikan Penghitungan Suara Pilgub

0
BhasaFM
Salah mengambil kotak suara penghitungan suara hasil pilgub dihentikan sementara (4/7) (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Komisi Pemilihan Umum Situbondo melakukan rapat pleno rekapitulasi suara hasil Pemilihan Gubernur Jawa Timur 27 Juni lalu, di Gedung Serba Guna Jalan PB Sudirman, Rabu kemarin (4/7).

Hasilnya, pasangan Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno, memenangkan perolehan suara di Situbondo. Pasangan nomor urut 2 tersebut unggul di 12 Kecamatan. Gus Ipul Puti meraih 172 ribu 048 suara.

Hasil ini mengalahkan pasangan Khofifah-Emil yang memperoleh 138 ribu 174 suara. Perolehan suara nomor urut 1 itu terpaut 33 ribu 847 suara dari pasangan Gus Ipul Puti. Perolehan suara Khofifah-Emil menang di lima Kecamatan.

Proses penghitungan suara sempat dihentikan sementara, karena ada kesalahan pengambilan kotak suara PPK Banyuputih.  Surat suara yang dibawa ke Gedung Serba Guna bukan kotak hasil penghitungan suara di tingkat PPK, melainkan kotak yang berisi absensi hadir.

Ketua KPU Situbondo Marwoto meminta maaf, atas kesalahan pengambilan kotak suara tersebut. Marwoto mengaku tidak sempat mengecek kotak sebelum di bawa ke tempat rapat pleno penghitungan suara.

Meski demikian kata Marwoto, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara berjalan lancar. Sempat ada protes dari saksi pasangan nomor 2, karena adanya kesalahan penulisan jumlah DPT laki-laki dan perempuan di Kecamatan Arjasa.

Lebih jauh Ketua KPU Situbondo, Marwoto menambahkan, tingkat kehadiran pemilih Pilgub 27 Juni lalu cukup bagus. Meski tak sesuai target nasional, namun tingkat kehadiran di Situbondo mencapai 66, 45 persen.

Marwoto mengatakan, pelaksanaan Pilgub ini akan jadi bahan evaluasi internal KPU. Sebab jumlah suara tidak sah masih cukup tinggi, yaitu mencapai 5 ribu 648.