Situbondo, bhasafm.co.id- Satreskrim Polres Situbondo, masih menunggu hasil autopsi tiga jenazah yang merupakan satu keluarga di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, diduga dibunuh. Tiga jenazah tersebut tewas dengan luka sayatan di leher.
Ketiganya adalah Muhammad Hasim (58) suami, Suningsih (38) istri dan Umi Rahmania (20) anak Suningsih dengan suami pertamanya. Mereka ditemukan meninggal di dalam rumahnya di tempat yang berbeda. Muhammad Hasim ditemukan di kamar mandi, sedangkan Suningsih dan Umi Rahmania ditemukan berdua di dalam kamar.
Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan mengatakan autopsi sedang dilakukan oleh tim forensik, untuk mengungkap penyebab kematian korban, sehingga motif dugaan pembunuhan juga bisa terungkap.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di tempat kejadian yakni sebilah pisau, lima buah handphone, dan CCTV. Barang bukti tersebut diduga ada kaitannya dengan kematian tiga orang korban.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi salah satunya Abdur (60) orang tua Suningsih yang menemukan pertama kali jenazah ketiga korban, saat mengantar pesanan tempe ke rumah korban sekitar pukul 07:00 WIB.
Informasi dihimpun, satu jenazah atas nama Umi Rahmania, dibawa pulang oleh keluarga ayah kandungnya di Dusun Maduran, Desa Besuki, Kecamatan Besuki. Ayah Nia (panggilan akrab Umi Rahmania) sedang dalam perjalanan pulang dari Maluku setelah mendengar berita kematian anak semata wayangnya.
Nia tercatat sebagai mahasiswi aktif semester lima di Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi, Universitas Jember. Ia dikenal anak periang dan baik hati. Hal ini disampaikan oleh sejumlah temannya yang menjenguknya saat berada di ruang jenazah RSUD Abdoer Rahem.








