Situbondo, bhasafm.co.id- Ratusan rumah warga di Kecamatan Kendit terendam banjir pada Senin (3/2) malam. Ada dua desa di Kecamatan Kendit yang terdampak banjir yakni di Desa Kendit dan Desa Tambak Ukir.
Banjir terjadi setelah di kawasan itu hujan lebat disertai angin kencang sekitar 5 jam lamanya. Hujan turun mulai pukul 16:00 Wib hingga pukul 22:00.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto mengatakan, ada sekitar 500 rumah warga yang terendam banjir. 400 rumah di antaranya ada di Desa Kendit. Namun yang terparah ada di Desa Tambak Ukir.
Meskipun jumlah rumah terdampak banjir lebih sedikit atau hanya sekitar 100 rumah, namun 21 rumah warga Desa Tambak Ukir terseret banjir, hanya tinggal pondasi rumah yang tersisa. Belasan ternak mati dan puluhan hektare tanaman padi siap panen ikut terseret banjir.
Kata Sruwi, banjir kali ini cukup besar. Sejumlah fasilitas umum juga ikut rusak akibat terendam banjir di antaranya, masjid, sekolah, kantor polsek serta dua jembatan putus di Desa Tambak Ukir tepatnya di Dusun Beringin dan Rajekwesi.









