Santri Sukorejo Pulang Kampung, Kiai Azaim Minta Santri Bantu Orang Tua di Rumah

0
214
bhasafm
Para santri pamit kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy sebelum pulang ke rumah masing-masing (Foto oleh Crew S3TV)

Situbondo- Belasan Ribuan santri pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo pulang kampung. Mereka akan berada di kampung halaman masing-masing selama liburan bulan Ramadhan.Para santri pulang ke rumahnya masing-masing dengan cara berjamaah atau rombongan menggunakan armada bus.

Pengasuh pondok pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, menyampaikan salam ta’dzim kepada para tua atau wali santri dan guru ngaji. Selain itu, Kiai Azaim meminta agar para santri membantu orang tua selama berada di rumah.

bhasafm
Para santri pamit kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy sebelum pulang ke rumah masing-masing (Foto oleh Crew S3TV)

“Sampaikan salam ta’dzim saya kepada para orang tua kalian dan para guru ngaji kalian. Sampaikan salam saya secara lengkap jangan dikurangi,” kata Kiai Azaim di depan ribuan santrinya.

Menurut Kiai Azaim, selama liburan ramadhan juga berpesan agar para santri harus jadi agen perubahan kebaikan di rumah. Niatkan pulang ke rumah untuk mengabdi kepada orang tua, menjaga sikap sopan santun dan senantiasa mengamalkan ilmu  dan dzikir yang selama ini biasa dilakukan di pondok pesantren.

BACA JUGA :  Pertama Dalam Sejarah Kompetisi Hockey Tanpa Gol, Semua Tim Punya Poin Sama

“Liburan ramadhan ini harus dengan niat yang baik, silaturrahim kepada orang tua, para guru dan teman lama. Selama di rumah para santri harus membantu orang tua,” ujarnya.

Lebih jauh Kiai Azaim kembali menegaskan, agar para santri bisa mengamalkan ilmunya dan menjadi contoh bagi teman-temannya. Karena selama liburan ramadhan para santri satu bulan lebih berada di rumah, maka saat kembali ke pondok nanti harus memiliki gairah atau semangat yang tinggi menuntut ilmu.

“Setidaknya, para santri selama di rumah mengajak satu orang temannya untuk ikut bersama-sama berbuat kebaikan. Misalnya ajak temannya berjamaah dan sholat terawih bersama,” terangnya.