Sehari Terjadi Lonjakan 39 Pasien Covid-19 di Situbondo, Satgas Tambah Tempat Tidur Ruang ICU

0
71
bhasafm
Satgas Covid-19 saat meninjau penambahan fasilitas tempat tidur bagi pasien Covid-19 di ruang ICU RS Abdoer Rahem Situbondo (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Satgas Covid-19 Situbondo menambah tempat tidur ruang ICU atau Intensive Care Unit di dua rumah sakit rujukan pasien Covid, menyusul adanya lonjakan pasien baru dua hari terakhir ini.

Penambahan tempat tidur di ruang ICU tersebut untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan agar semua pasien yang dirujuk ke rumah sakit bisa tertangani dengan baik. Sehari ada tambahan 39 pasien baru tersebar di delapan Kecamatan. Terbanyak sebaran pasien Covid-19 berada di Kecamatan Banyuputih yaitu 16 pasien.

Menurut Bupati Situbondo yang juga Ketua Satgas Covid-19, Karna Suswandi, berdasarkan hasil tracing petugas medis di lapangan, bahwa meningkatnya pasien baru disebabkan karena masyarakat  abai menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Dari 142 yang dilakukan tracing tercatat 39 pasien positif Covid-19. Sebagian besar pasien merupakan klaster keluarga  serta klaster bepergian ke luar daerah.

“Satgas telah melakukan rapat koordinasi terkait meningkatnya lonjakan pasien baru ini. Selain melakukan langkah pencegahan, juga melakukan penambahan tempat tidur pasien di ruang ICU dan ruang non ICU,” katanya, ditemui di rumah sakit Abdoer Rahem Situbondo, Rabu, 16 Juni 2021.

Bupati yang akrab dipanggil Bung Karna itu menambahkan, dengan tambahan 39 pasien baru, maka jumlah total pasien yang sedang menjalani perawatan medis sebanyak 78 pasien, terdiri dari 18 pasien menjalani perawatan di dua rumah sakit rujukan, tiga pasien karantina di gedung observasi serta 57 pasien isolasi mandiri.

BACA JUGA :  Polres Situbondo Gelar Vaksinasi Massal Diikuti Perguruan Silat

Bung Karna memastikan, pasien yang menjalani perawatan di dua rumah sakit rujukan yaitu Rumah Sakit Abdoer Rahem dan Rumah Sakit Elizabet, semuanya tertangani dengan baik. Penambahan tempat tidur di ruang ICU untuk mengantisipasi adanya lonjakan pasien dirujuk ke rumah sakit.

“Semua pasien sudah tertangani dengan baik di dua rumah sakit rujukan. Kami tetap mengantisipasi dengan menambah ruangan ICU dan menambah tempat tidur di ruang non ICU,” ujarnya

Bung Karna menjelaskan, ada penambahan enam tempat tidur di Rumah Sakit Abdoer Rahem Situbondo. Total ada 16 tempat tidur tersedia di ruang ICU. Untuk Rumah Sakit Elizabeth ada tambahan lima tempat tidur di ruang ICU menjadi 15 unit.  Jumlah total tempat tidur di ruang ICU sebanyak 26 unit.

“Untuk ruang non ICU di Rumah Sakit Abdoer Rahem ada tambahan 10 menjadi 26 ruangan serta Rumah Sakit Elizabeth ada tambahan 10 menjadi 15 ruangan. Jumlah total ruang non ICU di dua rumah rujukan tersebut menjadi 34 ruangan.” terangnya.

Bung Karna mengimbau agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, Satgas juga sudah memberlakukan PPKM atau Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro.

“Kami Satgas mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan karena untuk kebaikan masyarakat sendiri. Saat ini ada tren lonjakan pasien, maka penerapakan prokes harus diperketat,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain