Situbondo Darurat Wabah PMK, Tiga Pasar Hewan Ditutup Selama Dua Pekan

0
89
bhasafm
Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Situbondo, Kholil saat memberikan keterangan pers penutupan pasar hewan sementara, Selasa, 14 Juni 2022 (Foto Oleh Zaini Zain)

Situbondo- Pemerintah menetapkan Kabupaten Situbondo sebagai daerah darurat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemerintah memutuskan untuk menutup sementara seluruh pasar hewan di Kabupaten Situbondo.

Saat ini sudah ada 791 hewan ternak sapi terjangkit virus PMK tersebar di 17 Kecamatan se Situbondo. Berdasarkan hasil evaluasi, penyebaran terbesar virus PMK yaitu melalui bertemunya hewan ternak di pasar hewan. Selain menutup pasar hewan sementara, pemerintah melarang hewan ternak asal luar daerah masuk Situbondo.

Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Situbondo, Kholil mengatakan, pemerintah pusat telah menetapkan Kabupaten Situbondo darurat PMK sejak 10 Juni 2022. Dijelaskan, penutupan pasar hewan sementara diputuskan melalui rapat terbatas gugus tugas pencegahan penanganan PMK.

“Hari ini kami telah melakukan rapat terbatas bersama gugus tugas untuk memutuskan penutupan pasar hewan sementara,” terangnya, di temui usai rapat terbatas di lantai II Kantor Pemkab Situbondo, Selasa, 14 Juni 2022.

Menurut Kholili, penutupan pasar hewan sementara dimulai sejak 16 Juni hingga 25 Juni 2022. Penutupan di awali di pasar hewan Kemisan di Kecamatan Asembagus. Selanjutnya, penutupan juga dilakukan di pasar hewan Sumberkolak dan pasar Hewan Besuki.

“Penutupan dilakukan di tiga pasar hewan yaitu pasar hewan Asembagus setiap hari Kamis, pasar hewan Sumberkolak setiap hari Sabtu dan pasar hewan Besuki setiap hari Senin,” tuturnya.

BACA JUGA :  77.801 Warga Situbondo Terima BLT Kompensasi Kenaikan BBM

Penutupan pasar hewan dilakukan selama dua pekan. Selanjutnya akan dibuka kembali pada 27 Juni hingga 9 Juli 2022, untuk memenuhi kebutuhan ternak qurban saat hari raya Idul Adha. Penutupan pasar hewan sementara sudah dikoordinasikan dengan para pedagang di pasar hewan, untuk mencegah penyebaran wabah PMK kian meluas, mengingat Kabupaten Situbondo sudah masuk zona orange atau darurat.

“Pada prinsipnya para pedagang tidak keberatan asalkan tidak terlalu lama. Nanti kita evaluasi hasil penutupan dan akan dikoordinasikan kembali dengan para pedagang. Penutupan ini untuk kebaikan bersama,” tuturnya.

Dikatakan, dari 791 hewan ternak suspect virus PMK, sebanyak 101 hewan ternak diantaranya sudah berhasil disembuhkan. Kholil mengimbau masyarakat tidak perlu resah, karena penyakit PMK yang menyerang hewan ternak sapi tidak membahayakan menular kepada manusia, asalkan memasak daging sapi yang terjangkit PMK di atas 70 sampai 100 derajat celcius.

“Dagingnya aman di makan asalkan direbus di atas 70 derajat. Lalu, jeruannya dan tulangnya tidak boleh dimakan,” terangnya.

Reporter: Zaini Zain