Tahapan Pilkades Bisa Terhambat Karena Sebagian Desa Belum Ajukan Pencairan ADD

0
49
Gambar oleh Kevin Schneider dari Pixabay

Situbondo- Tahapan pelaksanaan pilkades sudah mulai masuk pendaftaran calon. Ironisnya, sebagian desa yang akan melangsung Pilkades 6 Oktober mendatang ternyata belum mengajukan Alokasi Dana Desa (ADD). Padahal, ADD akan digunakan untuk biaya operasional Pilkades.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Situbondo,   Lutfi Joko Prihatin, baru ada 9 desa mengajukan ADD dari 17 desa yang akan melangsung Pilkades. Hal itu dinilai akan berdampak terhadap tahapan pelaksanaan Pilkades.

bhasafm
Kirab Harjakasi 2022

 

“Itu artinya masih ada 8 Desa yang akan melangsungkan Pilkades belum mengajukan ADD. Hal itu akan sangat menghambat tahapan Pilkades yang sudah dimulai sejak Juni lalu,” kata Lutfi.

BACA JUGA :  Pemkab Anggarkan Rp 180 Juta Untuk Bantuan Alat Jemur Tembakau

Dijelaskan, hingga kini ada beberapa desa yang sudah mencairkan ADD mulai 20 hingga 30 persen. Oleh karena itu, Lutfi meminta agar desa terutama yang akan melangsungkan Pilkades segera mengajukan pencairan ADD.

Lutfi mengatakan, desa yang belum mengajukan ADD kemungkinan karena kesulitan mengakses aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) sehingga pencairan ADD belum bisa dilakukan. Permasahan lainnya yaitu SPJ penggunaan ADD sebelumnya yang belum rampung.

“Ini sebenarnya masalah yang setiap tahunnya sering terjadi. Sebagiaan menyampaikan kesulitan mengakses aplikasi Siskeudes,” katanya.

Reporter: Zaini Zain,