Terkena Refocussing Pembangunan Tiga Pasar Tradisonal Dibatalkan

0
112
bhasafm
Sekretatris Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Yogie Krispian Sah ( foto : Zaini Zain )

Situbondo-Dampak refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19, menyebabkan rencana pembangunan tiga pasar di Situbondo dibatalkan. Pembatalan tersebut dilakukan mengingat anggaran tidak ada.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrain, Yogie Krispian Sah, mengatakan, anggaran untuk tiga pasar itu bersumber dari APBN yaitu melalui bantuan keuangan DBHCHT atau Dana Bagi Hasil Cukau dan Tembakau.

“Anggarannya dari pemerintah pusat. Jadi kalau sudah terkena refocussing otomatis rencana pembangunan tiga pasar itu tak bisa dilaksanakan,”, ujarnya ditemui usai rapat kerja dengan Komisi II DPRD Situbondo, Rabu, 24 Maret 2021.

Menurut Yogie, untuk pembangunan pasar tradisional tahun ini akan tetap ada, namun bagi pasar yang masuk prioritas dan sudah dianggarkan melalui APBD, seperti  pembangunan rehabilitasi pasar Pattok dan pengandaan tanah pasar PG Asembagus, mengingat pasar PG tidak memiliki lahan sendiri.

BACA JUGA :  Menteri Sandiaga Uno Dijadwalkan Berkunjung ke Kampung Blekok dan Ponpes Sukorejo

“Jadi kita tetap melaksanakan pembanguna di pasar tradisional tapi yang masuk prioritas, karena sesuai arahan Bupati bahwa APBD kita saat ini masih belum sehat,” katanya.

Yogie menambahkan, untuk pembangunan dan pengadaan pasar itu akan dilaksanakan tahun ini karena sudah dianggarkan melalui APBD.

“Yang akan kita bangun sesuai ketersediaan anggaran yang memang sudah ada. Untuk yang tidak prioritas dibatalkan salah satunya pasar Besuki,” terangnya.

Reporter : Zaini Zain