Situbondo, bhasafm.co.id- TNI/Polri bersama masyarakat bahu membahu membangun jembatan sementara, penghubung antar Desa Wringinanom dan Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng, karena jembatan utama putus akibat banjir bandang yang terjadi pada Rabu (21/1/2026).
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, anggota Polri bersama TNI dan masyarakat membangun jembatan darurat untuk membuka akses masyarakat Desa Wringinanom yang beberapa hari ini terisolir karena jembatan yang menjadi akses satu-satunya terputus diterjang banjir bandang.
Pembangunan jembatan sementara ini merupakan respons cepat agar akses warga bisa secepatnya terhubung kembali dan bisa melaksanakan aktivitas dengan normal seperti aktivitas perekonomian, pendidikan, dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kini, masyarakat Desa Wringinanom sudah bisa kembali beraktivitas setelah jembatan darurat dari bambu itu selesai dibuat. Masyarakat berharap, jembatan permanen kembali dibangun agar aktivitas masyarakat benar-benar pulih dan tidak kekhawatiran akan putus seperti sebelumnya.
Kepala Desa Wringinanom Sahrudin mengatakan, bahwa ada sekitar 1.500 warganya yang terisolir akibat jembatan limpas putus diterjang banjir bandang. Ia berharap, pemerintah segera membangun kembali jembatan yang lebih kokoh sehingga warganya bisa beraktivitas dengan normal.
Ia berterima kasih atas partisipasi TNI/Polri yang ikut membangun jembatan sementara, untuk membuka akses warganya.









