Toko Sembako Terbakar, Pasutri Pemilik Toko Juga Ikut Terbakar

0
104
bhasafm
Begini kondisi toko semi permanen penjual sembako yang terbakar di Desa Sumberpiang, Kecamatan Mlandingan (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Toko sembako di Dusun Selatan Ledeng, Desa Sumberpinang, Kecamatan Mlandingan terbakar, kamis malam tadi. Tak hanya menghanguskan toko dan isinya, pasangan suami pemilik toko juga ikut terbakar.

Korbannya bernama Pak Andre (52) dan istri Rodiya (50). Pak Andre mengalami luka cukup parah pada bagian perut, kaki dan tangannya. Sedangkan sang istri mengalami luka bakar pada bagian tangannya.

“Pasutri yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke Puskesmas Mlandingan,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, Kamis, 11 November 2021.

Kebakaran dahsyat di toko sembako itu terjadi sekitar pukul 18.20, Kamis malam. Saat itu, sedang terjadi pemadaman listrik dan Pak Andre menyalakan lilin untuk penerangan. Tak berselang lama, Pak Andre yang hendak menuangkan bensin menggunakan lilin karena kondisinya gelap.

Nahas, api dari lilin tersebut menyambar bensin dan seketika api membesar. Pak Andre yang sedang memegang bensin ikut terbakar, sementra sang istri yang berada di dalam toko juga ikut terbakar karena tak bisa menyelamatkan diri.

BACA JUGA :  Hari Guru Nasional, Bung Karna Puji Sosok Guru Yang Menginspirasi

Tak hanya itu, api dengan cepat merembet menghanguskan toko semi permanen tersebut. Semua barang dagangan di dalam toko juga ikut ludes terbakar. Warga sempat berusaha memadamkan api, namun api yang sudah membesar sulit dikendalikan, apalagi banyak barang dagangan di dalam toko  yang mudah terbakar.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00, setelah dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas damkar juga melakukan pembasahan di sekitar lokasi, karena khawatir ada sisa api yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Menurut Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, akibat kebakaran ini toko sembako itu mengalami rusak total. Untuk kedua korban yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke Puskesmas Mlandingan.

“Pak Andre mengalami luka bakar paling parah sekitar 43 persen. Rencananya, korban akan dirujuk ke rumah sakit Abdoer Rahem Situbondo. Untuk kerugian materi ditaksir sekitar Rp. 50 jutaan,” ujarnya.

Reporter: Zaini Zain