Bupati Sampaikan LKPJ APBD 2018, Ada Anggaran 145 Milyar Lebih Tak Terserap

0
BhasaFM
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto menyampaikan LKPJ APBD 2018 di Kantor DPRD Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo– Bupati Situbondo Dadang Wigiarto, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) APBD 2018, melalui rapat paripurna di Kantor DPRD Situbondo, kemarin.

Dalam laporan realisasi anggaran yang dibacakan Bupati ada anggaran belanja 145 Miliar lebih APBD 2018 tak terserap. Sisa Lebih Penerimaan Pembiayaan Daerah  (Silpa)  tahun 2018 sebesar 145 milyar lebih, meningkat dibandingkan Silpa tahun 2017 yang hanya sebesar 119 milyar lebih.

BhasaFM
banyak kursi kosong saat paripurna penyampaian LKPJ Bupati (foto: Zaini Zain)

Anggaran belanja APBD 2018 sebesar 1 triliun 850 milyar 788 juta lebih. Namun dalam pelaksanaannya hanya terealisasi sebesar  1 triliun 730 milyar 464 juta lebuh, atau terealisasi  93,50%.

Menurut Dadang Wigiarto,  untuk realisasi pendapatan APBD 2018 melampaui target. Sebelumnya  Pemkab menargetkan pendapatan sebesar 1 triliun 730 milyar 891 juta lebih, namun terealisasi sebesar 1 triliun 755 milyar 587 juta lebih.

BACA JUGA :  Anggota Dewan Geram, Baru Empat Tahun Dipakai CT Scan Seharga 9 Miliar di RSAR Sudah Rusak

Dadang juga menyampaikan peningkatan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebelumnya PAD ditarget 178 milyar 279 juta lebih, namun meningkat menjadi 187 milyar 287 juta lebih. PAD memberikan kontribusi 10,66% dari total penerimaan pendapatan APBD 2018.

Tidak hanya itu, Bupati Dadang Wigiarto juga melaporkan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Situbondo selama 2018. Saat ini prosentase penduduk miskin di Kabupaten Situbondo sebesar 11,82%. Ada penurunan kemiskinan cukup siginifikan dibandingkan tahun sebelumnya yaitu yaitu 1,23 persen. Penurunan angka kemiskinan tersebut menaikan peringkat Kabupaten yang sebelumnya berada di urutan ke 27 naik ke urutan 24 di Jawa Timur.