Menjelang akhir tahun ini, Vagetoz kembali memperkenalkan single terbaru mereka. Lagu yang berjudul Yuanita. Lagu yang cukup unik karena diambil dari nama wanita yang pernah sangat diidolakan oleh Teguh, sang vokalis.
Ya, single Yuanita memang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi Teguh. Single yang bercerita mengenai kekaguman Teguh terhadap seorang Wanita yang Bernama Yuanita. Yuanita adalah seorang wanita cantik yang memiliki segalanya. Tak hanya cantik, Yuanita juga dikenal dengan kemewahannya.
Tentu saja, banyak pria berlomba-lomba untuk mendekatinya. Termasuk juga Teguh, namun dengan segala yang dimilikinya, Teguh merasa minder dan tidak percaya diri. Akhirnya hanya bisa mengagumi tanpa memiliki.
“Tapi waktu itu saya pikir, siapa saya. Saya melihat dari kemewahannya membuat saya jadi kayak minder,” ujar Teguh.
Saat itu, Teguh merasa jika Yuanita lebih pantas mendapatkan pria yang sederajat dengannya. Namun anggapan tersebut ternyata salah. Dibalik segala kemewahannya, Yuanita memiliki sisi kesederhanaan yang membuat Teguh terkagum-kagum.
Dikemas dengan tempo medium beat dan sedikit sentuhan string, Vagetoz benar-benar menonjolkan cerita dalam lirik lagu ini. Single Yuanita sebenarnya pernah direkam oleh Vagetoz. Namun sayang, ada beberapa faktornyang mengharuskan lagu ini mundur dari rencana release.
“Sedikit cukup ribet. Hardisk hilang, harus rekaman dan take ulang, intinya mengulang dari awal untuk mendapatkan rasa. Mengulang beberapa kali untuk dapetin rasa dan nyawa lagu ini cukup susah,” ungkap Teguh.
Kesulitan utama adalah ketika mereka tidak bisa bermain sama persis dengan seperti pada saat lagu ini pernah direkam.
“Kok temponya beda ya. Ternyata ketukan drum juga beda, cukup lama sih dapetinnya. Akhirnya udah beberapa kali masih kurang. Padahal ini lagu kan nggak teknik banget. Tapi saya merasa rasanya harus klop dengan cerita lagunya,” ucap Teguh.









