Wabup Akui Pembangunan Jalan Lingkar Utara Terkendala Anggaran

0
507
BhasaFM
Wakil Bupati Yoyok Mulyadi usai rapat paripurna di Kantor DPRD SItubondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Wakil Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi mengaku pembangunan mega proyek Jalan Lingkar Utara (JLU), memang terkendala masalah keuangan, mengingat tak menggunakan anggaran APBD.

Menurut Yoyok Mulyadi,  Pemerintah Provinsi Jawa Timur sangat mengapresiasi pembanguan proyek Jalan Lingkar Utara. Selama ini pembangunan JLU hanya mengandalkan bantuan keuangan Pemprov Jawa Timur dan Pemerintah Pusat.

Yoyok menambahkan, meski terkendala anggaran, dirinya tetap berharap pembangunan JLU akan rampung sesuai target di tahun 2021 mendatang.

Yoyok menjelaskan, tahun ini pembangunan proyek JLU masih dikerjakan. Diperkirakan pembangunan jalan dari arah Kapongan akan tembus ke Desa Olean, dari Desa Olean sampai Desa Gelung Belum dikerjakan. Sedangkan dari Desa Gelung ke Desa Wringinanom sedang digarap.

BACA JUGA :  Bupati Situbondo Melantik Pejabat Eselon II Peserta Lelang Jabatan

Yoyok Mulyadi menegaskan, diperkirakan akhir tahun ini proyek JLU akan tersisa sekitar 5 sampai 6 kilo meter. Wabup mengaku akan terus bekerja agar pengerjaanya rampung sesuai target.

Perlu diketahui, mega proyek Jalan Lingkar Utara masuk ke dalam RPJMD atau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Pengerjaan proyek JLU sudah dilakukan sejak 2017 silam. Proyek sepanjang 20,54 Kilo Meter dimulai dari pertigaan Desa Wringinanom dan tembus perempatan Kecamatan Kapongan.

Pembangunan proyek JLU ini untuk mengantisipasi kemacetan di dalam kota. Diperkirakan proyek JLU selesai 2021 dan menghabiskan anggaran sebesar 267 Miliar.