Situbondo, bhasafm.co.id- Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Husna Laili, dan pejabat dinas terkait di antaranya Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Plt Kepala Dinas Sosial, Kasatpol PP, Kepala Bakesbangpol dan lainnya, meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Besuki dan di Kecamatan Banyuglugur.
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah mengatakan, pemerintah daerah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga terdampak bencana melalui Program Berantas (Berobat Tanpa Batas), sebagai bentuk pelayanan paripurna kepada masyarakat.
Awal kunjungan, Ulfiyah beserta rombongan langsung menuju ke rumah duka, dua orang korban anak dan bapak yang meninggal dunia saat banjir melanda. Keduanya adalah Adinda putri rahayu (17) dan Abdul Wahed (45), warga Desa Besuki, Kecamatan Besuki.
Rombongan kemudian melanjutkan untuk meninjau rumah warga di Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur. Ada ratusan rumah warga terdampak banjir. Dan Kamis (22/1) kemarin, warga tampak sibuk membersihkan material lumpur di rumahnya.
Informasi diperoleh, ada lima kecamatan yang terdampak banjir bandang pada Rabu (21/1/2026) malam. Di antaranya Kecamatan Besuki, Kendit, Bungatan, Mlandingan, dan Banyuglugur. Terparah ada di Kecamatan Besuki.
Korban banjir di Kecamatan Besuki mencapai 5.000 lebih, sementara di empat kecamatan lainnya ada ratusan rumah yang terdampak banjir. Ulfiyah menyebutkan, ada ribuan rumah
selain berdampak pada rumah warga, banjir bandang juga mengakibatkan kemacetan lalu lintas di jalur pantura tepatnya di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Material longsor tangkis sungai menutup badan jalan sehingga arus lalu lintas macet total.








