Situbondo, bhasafm.co.id- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur tengah mengebut perbaikan ratusan titik jalan rusak di sepanjang jalur pantura Situbondo pada Selasa (17/2/2026). Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026, mengingat jalur sepanjang 110 kilometer tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.
Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra, mengungkapkan bahwa terdapat ratusan titik jalan berlubang dan bergelombang yang tersebar dari perbatasan Probolinggo hingga perbatasan Banyuwangi. Kerusakan tersebut dinilai sangat rawan menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas jika tidak segera ditangani sebelum volume kendaraan meningkat.
Hingga saat ini, proses pengerjaan terus berlangsung di mana sebagian titik kerusakan telah selesai diperbaiki, sementara sisanya masih dalam tahap pengerjaan fisik. Selain fokus pada jalur antarprovinsi, perbaikan juga menyasar kawasan perkotaan Situbondo yang selama ini kerap menjadi titik gangguan kelancaran arus lalu lintas.
AKP Nanang juga menekankan pentingnya perbaikan gorong-gorong dan saluran air di sepanjang jalan raya. Ia meminta instansi terkait untuk segera membersihkan saluran yang tersumbat guna mencegah luapan air ke badan jalan saat hujan deras, yang dapat mempercepat kerusakan aspal dan membahayakan pengendara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, percepatan perbaikan infrastruktur ini diharapkan dapat rampung tepat waktu sebelum memasuki masa mudik Lebaran. Sinergi antara kepolisian dan BBPJN Jatim bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang akan melintasi wilayah Situbondo menuju arah Banyuwangi maupun sebaliknya.









