Situbondo, bhasafm.co.id- Harga komoditas daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dilaporkan turun bebas. Tak tanggung-tanggung, harga daging ayam kini anjlok drastis hingga menyentuh angka Rp20.000 per kilogram, salah satunya terpantau di Pasar Senggol, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji.
Inayah, salah seorang konsumen di Pasar Senggol, membenarkan adanya penurunan harga yang cukup signifikan tersebut. Ia menceritakan bahwa harga di pasaran saat ini bervariasi antara Rp20.000 hingga Rp22.000 per kilogram tergantung lapak pedagang. Mengetahui harga sedang murah, ia pun memanfaatkan momentum ini dengan memborong daging ayam untuk stok konsumsi rumah tangga.
Tren penurunan harga ini diketahui sudah berlangsung sejak dua hari yang lalu. Sebelumnya, harga daging ayam broiler masih bertahan di kisaran Rp28.000 per kilogram, bahkan sempat bertengger di harga tertinggi Rp40.000 per kilogram beberapa waktu sebelumnya. Namun, sejak Rabu (10/6/2026), grafik harga terus merosot tajam hingga memicu selisih harga yang cukup mencolok di tingkat pengecer.
Sementara itu, Halimah, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji, membeberkan pemicu utama di balik anjloknya harga komoditas ini. Menurutnya, penurunan harga disebabkan oleh banyaknya unit Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang libur atau tutup sementara. Ketika program MBG berjalan aktif, permintaan dari pihak supplier sangat tinggi sehingga mendongkrak harga jual. Kini, dengan absennya serapan dari program tersebut sementara pasokan dari peternak tetap melimpah, hukum pasar pun berlaku hingga membuat harga daging ayam broiler jatuh ke titik terendah.









