Situbondo, bhasafm.co.id- Pangdam V,Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin berkunjung ke Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, untuk meninjau langsung lokasi pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), Rabu (3,6,2026).
Komandan Kodim 0823,Situbondo, Letkol Inf. Ferry Ardian mengatakan, Brigif TP dan Yonif TP akan dibangun di atas lahan seluas 11 hektar lebih, di kawasan hutan produksi milik Perhutani. Dua satuan itu akan mulai dibangun, menunggu izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari Kementerian Kehutanan.
Keberadaan Yonif TP dan Brigif TP menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Situbondo, karena secara otomatis memberikan dampak positif bagi pergerakan perekonomian di Kabupaten Situbondo, sebab akan ada sekitar 600 pasukan yang menetap di Yonif TP.
Yonif TP akan dibangun terlebih dulu, sementara Brigif TP menyusul. Yonif TP ini sama dengan Batalyon Infanteri Plus, memiliki sembilan kompi, terdiri dari tiga kompi senapan, satu kompi bantuan, satu kompi markas dan empat kompi plus atau tambahan yakni kompi pertanian, peternakan, konstruksi, dan kesehatan. Pembangunan Yonif TP ini ditargetkan rampung pada pertengahan Juli 2026.
Dandim menambahkan bahwa TNI berkomitmen untuk mencari solusi dan akan menggelar musyawarah bersama petani hutan setempat, untuk memberikan solusi terkait lahan milik Perhutani yang sebelumnya dikelola petani hutan, namun karena kepentingan negara harus dibangun Yonif TP dan Brigif TP..








