Situbondo, bhasafm.co.id- Penyeberangan rute Jangkar ke beberapa kepulauan di Madura kembali dibuka setelah beberapa hari tertunda akibat cuaca buruk.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid mengatakan, penyeberangan rute Jangkar ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep Madura itu, sejak tanggal 10 Januari 2026 tertunda lantaran cuaca buruk. Ketinggian gelombang mencapai hingga 3,5 meter.
Setelah enam hari tidak beroperasi, mulai Sabtu, 17 Januari 2026 penyeberangan kembali melakukan aktivitasnya. KMP Dharma Kartika yang tertahan di Pelabuhan Jangkar tujuan Pulau Raas Madura berangkat pada pukul 08,50 WIB dengan membawa 222 penumpang.
KMP Munggiyango Hulalo rute Jangkar-Kalianget juga berlayar di hari yang sama pada pukul 10.18 WIB dengan membawa penumpang sebanyak 69 orang penumpang. Sementara KMP Wicitra Dharma I yang tertahan di Pulau Sapudi Madura, selama sepekan, juga berlayar dan telah sandar di Pelabuhan Jangkar pada Sabtu kemarin sekitar pukul 17.05 WIB dengan membawa 133 penumpang.
Sedangkan KMP Trimas Laila rute Jangkar-Lembar NTB, berangkat pada pukul 15.28 WIB dengan membawa 36 orang penumpang dan sejumlah truk logistik.









