Situbondo, bhasafm.co.id- Unit Pidsus Satreskrim Polres Situbondo memastikan stok LPG 3 kilogram aman setelah melakukan sidak di SPBE PT Amilia Jaya Sentosa, Sabtu (11/4/2026). Pengecekan ini merespons keluhan warga mengenai sulitnya mendapatkan gas melon di lapangan. Kasat Reskrim AKP Agung Hartawan memantau langsung mulai dari area bongkar muat hingga proses pengisian tabung.
Petugas mencocokkan data suplai harian untuk memastikan distribusi ke agen-agen berjalan sesuai jadwal. Hasil verifikasi menunjukkan pasokan gas dari Terminal Bosowa Banyuwangi rutin masuk sebanyak 45 ton per hari. Jumlah ini dipastikan mampu memenuhi kuota untuk 10 agen resmi yang melayani wilayah Kabupaten Situbondo.
Sinergi kepolisian dan Pertamina dilakukan guna menjamin kelancaran energi bersubsidi bagi masyarakat luas.
Pihak SPBE menegaskan tidak ada kendala teknis dalam pengisian maupun pengiriman gas ke pangkalan. Tim gabungan yang terdiri dari Hiswana Migas dan manajemen SPBE turut memastikan integritas pengisian volume tabung. Dengan ketersediaan yang ada, polisi menjamin stok dalam kondisi aman terkendali dan tidak ada kelangkaan.
Masyarakat diimbau tidak panik karena ketersediaan gas di tingkat distributor utama sangat mencukupi.
Kepolisian akan terus mengawasi rantai distribusi untuk mencegah adanya praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kasat Reskrim menegaskan tidak ada keterlambatan pengiriman yang dapat mengganggu kebutuhan rumah tangga. Monitoring rutin akan terus dilakukan di berbagai titik guna menjaga stabilitas harga dan pasokan LPG subsidi.









