Bung Karna, Bupati Situbondo Pertama Kunjungi Desa Patemon

0
90
bhasafm
Bupati Karna Suswandi saat menyampaikan program pemerintah dalam acara safari ramadhan di Kecamatan Jatibanteng, Kamis, 29 April 2021 (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Bupati Situbondo Karna Suswandi dan Wakil Bupati Ny. Hj. Khoirani, melanjutkan safari Ramadhan ke sejumlah Desa di wilayah barat, salah satunya ke Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng.

Warga sangat antusias menyambut kedatangan Bupati dan wakil Bupati, karena baru kali ini desa mereka dikunjungi Bupati dan Wakil Bupati.

“Sejak merdeka sampai sekarang baru Pak Karna (Karna Suswandi) yang datang ke desa kami,” kata salah seorang warga usai menyalami Bupati.

Selain ke Desa Patemon dan sejumlah desa lainnya, Bupati dan Wakil Bupati mengakhiri safari Ramadhan dan bagi-bagi paket sembako di Dusun Scangan, Desa Jatibanteng.

Menurut Karna Suswandi, dirinya memanfaatkan bulan ramadhan untuk melakukan safari. Tujuannya, untuk melihat langsung keadaan masyarakat termasuk di daerah-daerah terpencil.

“Tadi kami disambut luar biasa di Desa Patemon. Saya mengunjungi mereka karena ingin mengetahui langsung kondisinya,” terangnya, Kamis, 29 April 2021.

Bupati yang akrab dipanggil Bung Karna itu juga mensosialisasikan beberapa program pemerintah kepada masyarakat, seperti program Sehati atau sehat gratis, program bantuan tambahan pupuk bersubsidi serta kenaikan insentif guru ngaji.

BACA JUGA :  Taman Kota, Bikin Asyik Jadi Tempat Rekreasi dan Selfie

Bung Karna meminta para Kades ikut mendata warganya agar masuk DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial, karena program sehati hanya menggunakan data tersebut.

“Pak Kades tolong bantu warga miskin masuk DTKS agar bisa menikmati program bantuan pemerintah seperti pelayanan kesehatan gratis,” ujarnya

Bung Karna menambahkan, untuk program pupuk bersubsidi, pemerintah telah menganggarkan sebesar 5 miliar untuk menambah jatah pupuk bersubsidi. Meski anggarannya tak terlalu besar, tambahan anggaran pupuk bersubsidi tersebut diharapkan bisa mengurangi kelangkaan pupuk.

“Anggaran tambahan pupuk bersubsidi tahun ini memang masih kecil. Mudah-mudahan bisa mengurangi kelangkaan pupuk di musim tanam,” terangnya

Tidak hanya itu, Bung Karna juga mengingatkan masyarakat selalu menjaga protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Ia juga menyampaikan adanya larangan mudik lebaran, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Saya minta kepada semuanya jaga kesehatan dan patuhi prokes. Jangan sampai karena kita lalai penyebaran Covid jadi seperti di India,” ungkapnya.

Reporter: Zaini Zain