Situbondo, bhasafm.co.id- Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengingatkan para polisi wanita (polwan), ASN di lingkungan Polres Situbondo, dan jajaran Bhayangkari, untuk menjauhi perilaku pamer kekayaan di media sosial dan mengedepankan pola hidup sederhana.
Menurut Kapolres Bayu, dengan tidak pamer kekayaan dan berperilaku hidup sederhana, akan membantu menjaga harkat dan martabat Polri. Kehidupan hedonis harus dihindari karena pada hakikatnya, hidup sederhana adalah bentuk kemewahan yang paling tinggi.
Kapolres Bayu juga mengingatkan pentingnya memprioritaskan pendidikan karakter anak dan manajemen keuangan keluarga guna mencegah tindakan koruptif, karena ini juga menjadi bagian dari menjaga martabat institusi. Tugas Bhayangkari adalah mendampingi dan mendukung suami agar tugas-tugas kepolisian bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Kapolres Bayu memberikan apresiasi atas dedikasi para istri anggota Polri yang menjadi sosok tangguh dibalik keberhasilan tugas suami di lapangan. Peran Bhayangkari sangat penting sebagai peneduh hati dalam rumah tangga di tengah tekanan tugas kepolisian yang cukup tinggi.
Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Ny. Lana Bayu menegaskan bahwa Bhayangkari harus bijak dalam bermedia sosial dan menjadikan media sosial sebagai sarana edukasi positif.
Ia memaparkan bahwa organisasi yang dipimpinnya fokus pada empat pilar utama di antaranya, pemberdayaan ekonomi kreatif, pencegahan stunting, ketahanan keluarga di era digital dan bansos masyarakat.
Empat pilar tersebut mendukung terhadap tugas-tugas kepolisian. Katanya, Bhayangkari terus berkomitmen untuk tidak hanya menjadi pendamping suami, tapi juga menjadi wanita yang produktif dengan tidak mengabaikan keluarga.
Melalui empat pilar gerakan tersebut, Bhayangkari Situbondo berupaya menjadi benteng pertama dalam menjaga privasi keluarga dan keamanan institusi. Dengan cerdas bermedia sosial, Bhayangkari bisa menjadi penyaring informasi hoaks sehingga kehadiran Bhayangkari benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.









