Situbondo, bhasafm.co.id- Danbrigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Aang Andy Warta, memimpin evaluasi menyeluruh terhadap taktik tempur prajurit di Daerah Latihan Situbondo pada Rabu (8/4/2026). Kegiatan ini bertujuan membentuk prajurit yang tangguh dan profesional dalam menghadapi berbagai skenario pertempuran dinamis. Fokus evaluasi meliputi pelaksanaan manuver lapangan, penguasaan teknik tempur, serta respons cepat prajurit di medan latihan.
Prajurit diuji melalui berbagai materi mulai dari pergerakan taktis, koordinasi antar satuan, hingga penggunaan perlengkapan tempur modern. Selain kemampuan fisik, aspek kepemimpinan lapangan bagi komandan satuan kecil juga menjadi perhatian utama dalam pengambilan keputusan cepat. Latihan ini menjadi tolok ukur penting untuk memastikan kesiapan tempur satuan dalam setiap situasi darurat.
Evaluasi ini menjadi sarana identifikasi kekurangan sekaligus penguatan keunggulan yang telah dimiliki oleh para prajurit Korps Marinir.
Melalui pembinaan yang terarah, Brigif 2 Marinir berkomitmen meningkatkan kesiapan tempur prajurit sebagai pasukan pendarat amfibi. Kolonel Marinir Aang Andy Warta menegaskan bahwa setiap personel harus mampu bertindak tepat dan terukur demi menjaga kedaulatan negara. Hal ini sejalan dengan tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam melindungi wilayah Kesatuan Republik Indonesia.
Seluruh rangkaian evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap prajurit siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun saat dibutuhkan.
Kesiapan mental dan penguasaan taktik tempur diharapkan terus meningkat pasca dilakukannya evaluasi intensif di wilayah Situbondo tersebut. Para prajurit kini memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai strategi pertempuran yang efektif dan responsif di lapangan.









