Ny Djuwairiyah Fawaid Larang Ada Konvoi Pasca Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

0
189
Bhasafm
Ny. Hj. Djuwairiyah Fawaid (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Situbondo telah merampungkan rekapitulasi suara hasil Pilkada 9 Desember 2020 lalu. Hasilnya, perolehan suara pasangan Karna Suswandi-Ny. Hj. Khoironi  (Karunia) mengungguli pasangan Yoyok Mulya Abadi-Abu Bakar Abdi.

Sejumlah tokoh yang selama ini berada di barisan pasangan Karunia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi menjelang atau pasca KPU menetapkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Ketua Tim Relawan Fajar, Ny. Hj. Djuwairiyah Fawaid, mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Situbondo,  sekaligus mencegah terjadinya penyebaran virus Corona.

“Sesuai amanah kiai Azaim, kiai Afifuddin, dan kiai-kiai lainnya, dihimbau untuk tidak melakukan konvoi atau turun ke jalan untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan,” ujar isteri almarhum KHR Achmad Fawaid As’ad.

BACA JUGA :  Pasien Covid-19 Sembuh Terus Bertambah, 699 Pasien Masih Perawatan Medis

Ny. Djuwairiyah berharap agar masyarakat  menyambut hasil keputusan KPU dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan. Saat ini penetapan memang belum dilakukan, kendati hasil rekapitulasi sudah memenangkan pasangan Karunia dengan selisih perolehan suara cukup siginifikan.

 “Mari kita tunggu hasil penetapan KPU. Sekarang sudah tidak ada lagi nomor satu nomor dua, karena semuanya harus bersatu untuk Situbondo Berjaya,” terangnya.

Pernyataan senada diungkapkan Ketua Rayon IKSASS Situbondo, Aburowi. Tokoh masyarakat asal Kecamatan Kapongan itu mengimbau agar pasca penetapan Bupati terpilih tidak boleh ada pengerahan massa.

“Kami hanya menyampaikan anjuran pengasuh pondok pesantren Salafiyah-Syafiiyah Sukorejo, agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan menjaga Kamtibmas,” terangnya.