Situbondo, bhasafm.co.id- Akses pelayanan kesehatan spesialis bagi masyarakat menengah ke bawah kembali diperluas oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Melalui program inovatif bertajuk “Semangat Socca Terak”, sebanyak 2.000 warga Situbondo mendapatkan pelayanan pemeriksaan mata gratis hasil kolaborasi Pemkab Situbondo bersama Yayasan John Fawcett Foundation (JFF).
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, membuka secara resmi gelaran pelayanan medis massal tersebut. Pihaknya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk mendeteksi dini kesehatan indra penglihatan, terutama bagi para lansia yang kerap mengalami keluhan penglihatan di usia senja.
Bupati yang akrab disapa Mas Rio ini membeberkan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan rutin, melainkan mencakup pembagian kacamata gratis bagi penderita kelainan refraksi, tindakan operasi katarak, hingga tindakan medis khusus berupa pemasangan bola mata palsu bagi pasien yang membutuhkan.
Melihat manfaat besar yang dirasakan langsung oleh masyarakat, Mas Rio menegaskan komitmennya untuk kembali mengalokasikan anggaran daerah dalam waktu dekat. Pemkab berencana menggelar kembali bakti sosial kesehatan serupa dalam kurun waktu tahun anggaran yang sama guna menjangkau warga di pelosok desa yang belum terlayani.
Sementara itu, Project Manager John Fawcett Foundation (JFF), I Nyoman Wardhana, membeberkan bahwa pihaknya menerjunkan tim medis profesional dalam jumlah besar. Sebanyak 24 orang tenaga paramedis dan 6 orang dokter spesialis mata dikerahkan secara intensif untuk menangani ribuan pasien selama empat hari pelaksanaan.
Nyoman merinci, dalam durasi empat hari tersebut, tim medis ditargetkan mampu merampungkan tindakan operasi katarak terhadap 240 pasien terpilih. Jumlah sasaran operasi gratis ini tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan capaian program periode sebelumnya yang sebanyak 200 pasien.
Tak hanya menyasar kelompok usia produktif dan lansia, tim dari JFF juga meluas ke sektor pendidikan dengan melakukan tindakan skrining serta pemeriksaan mata pada siswa di dua Sekolah Dasar (SD) di Situbondo. Agenda ini dikemas bersamaan dengan pemberian edukasi interaktif mengenai tata cara menjaga kebersihan dan perawatan mata sejak dini.









